News

Wah.. Jangan Sampai Kejadian Siswi di Bantul Ini Terjadi di Batam

Maman | Jumat 16 Jun 2017 16:40 WIB | 2442



Ilustrasi


MATAKEPRI.COM - Kejadian tindakan kekerasan yang di lakukan oleh pelajar kembali terjadi.  Bahkan bukan hanya kekerasan secara fisik,  tapi juga terjadi pelecehan seksual.

Di lansir Viva. Co.id, Jumat (16/6/2017) sejumlah foto yang berisi tindakan intimidasi, penganiayaan dan tindakan pelecehan seksual menimpa seorang siswi M yang diduga merupakan siswi dari SMK swasta Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Dalam empat foto yang beredar melalui media sosial, korban M yang menggunakan kaos warna merah muda dan biru gelap mendapatkan tindakan intimidasi dari geng pelajar siswi. Bahkan, dalam salah satu foto yang tersebar di media sosial tersebut korban sempat dibuka kaus bagian depan hingga terlihat payudaranya.

Wisnu, salah satu orang tua murid dari pelajar SMK Bambanglipuro mengaku kaget dengan beredarnya foto tindakan kekerasan yang menimpa salah satu siswi SMK Bambanglipuro.

"Saya itu diberi tahu oleh anak saya yang mendapatkan broadcast dari temannya yang berisi foto tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok siswi," kata Wisnu. 

Wisnu mengatakan, dari pengakuan anaknya, korban merupakan siswi satu sekolah dengan anaknya dan rumahnya di utara Pantai Samas.

"Infonya korban itu bernama M, warga Dusun Muneng, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Bantul. Foto broadcast itu belum lama. Bahkan ada foto hasil capture dari rekaman video yang durasinya sekitar 30 menit," katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK tersebut, Maryoto, ketika dikonfirmasi mengaku tak mengetahui adanya tindakan kekerasan hingga pelecehan seksual yang menimpa siswinya.

"Saya belum tahu kalau ada kejadian itu. Siswi juga tidak melapor jika ada foto yang beredar di medsos dan korbannya siswi kita," ujarnya.

Maryoto mengaku akan menyelidiki informasi tersebut untuk mengetahui kebenaran korban tersebut salah satu siswi SMK swasta. "Saya akan kumpulkan  informasi dan kroscek kepada siswi saya," ujarnya.

Sebelumnya kasus yang sama juga pernah terjadi yang melibatkan geng pelajar perempuan yang bernama Geng Hello Kitty. Dalam aksinya, Geng Hello Kitty melakukan penyekapan terhadap seorang korban perempuan selama beberapa hari.

Selama disekap, korban mendapatkan tindakan kekerasan dari disundut dengan rokok hingga kemaluan korban dimasuki ujung botol bir yang sebelumnya telah diolesi lotion.

Dalam kasus tersebut, Polres Bantul menangkap lebih dari delapan pelaku dan telah divonis oleh majelis hakim PN Bantul. Namun ada satu tersangka yang hingga kini masih buron dan masuk daftar pencarian orang.*(viva.co.id)




Share on Social Media