Karimun, News, Kepri, Karimun, Publik

4 Hari Tidak Kelihtan, Seorang Loya WN Malaysia Ditemukan Tewas Membusuk

| Senin 19 Feb 2018 15:50 WIB | 1531

Tewas


Jenazah SL alias Suhu yang ditemukan tewas membusuk dirumah kontrakanya, dievakuasi, Senin (19/2/2018). (Foto/Hasian)


MATAKEPRI.COM, Karimun - Empat hari tidak kelihatan, seorang pria paruhbaya berprofesi debagai Loya (Suhu) SL (50) warga Perumahan Shong Hua Garden Gang Nuri  RT 06 RW 02 Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimun, ditemukan tewas membusuk dirumahnya, Senin (19/2/2018) sekira Pukul 12.30 WIB di Tanjung Balai Karimun. Kini jasad korban dibawa ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) H M Sani Tanjung Balai Karimun untuk visum.

Informasi diperoleh dilokasi, temuan itu pertama sekali diketahui oleh seorang warga yang melintas dan mencium aroma bau busuk dari rumah korban. Selanjutnya, warga yang tidak diketahui  namanha tersebut, memberitahukan kepada pemilik rumah, Cui Kiat (44) warga jalan Pramuka Kecamatan Karimun dan diteruskan kepada Ketua RT 06 RW 02 Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimun, Syamsul dan warga lainya.

Selanjutnya, didampingi Ketua RT dan warga lainya, membuka pintu rumah yang terkunci dari dalam, fengan menghunakan kunci serap. Saat ditemukan, SL alias Suhu, ditemukan sudah tewas membusuk dan sudah dikerumuni lalat dengan posisi terlentang tidak menggunakan baju, dirumah bagian belakang (Dapur) rumah kontrakan korban.

"Tadi ada warga yang menelpon saya, katanya ada bau busuk dan banyak lalat keluar dari rumah kontrakan saya ini. Lalu bersama warga dan Pak RT, kami intip dari jendela dan melihat korban posisi terlentang dibagian belakang rumah dan sudah dikerumuni lalat. Selanjutnya pintunya kami buka dan menemukan korban sudah tewas dalam keadaan sudah mulaui membusuk," paparnya.

Mengetahui hal itu, temuan itupun langsung dilaporkan ke Polres Karimun. Mendapat informasi, personil Satreskrim dan tim Inafis Mapolres Karimun, turun kelokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta  mengevakuasi Jenazah korban ke RSUD H M Sani Tanjung Balai Karimun guna untuk divisum.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban dan rumah tempat tinggal korban, dalam keadaan terkunci dari dalam rumah.  Dugaan sementara, korban tewas karena sakit. Kini kasus itu, telah ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Mapolres Karimun.


 "Dugaan sementara, korban tewas karena sakit," ujar KBO Satreskrim Polres Karimun, Iptu Prasta Prama Putra. (hasian).