Karimun, News, Kepri, Karimun, Publik

Refli F Silalahi: Insan Pers Mohon Sabar Terkait Adanya Dugaan Kapal Bawa Sabu

| Sabtu 24 Feb 2018 15:54 WIB | 1385

Penyelundupan
Bea Cukai
Ilegal


Humas DJBC Khusus Kepri Tanjung Balai Karimun, Refly Feller Silalahi (Foto/Hasian Sinaga)


MATAKEPRI.COM, Karimun - Terkait ada penindakan yang dilakukan terhadap kapal kapal Ikan Win Long BH 2998 berbendera Taiwan yang diduga bermuatan narkotika jenis Sabu-sabu, yang ditegah tim Patroli BC 200005 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri) pada Jumat 23 Februari 2018 siang di perairan Selat Philips Pulau Nipah Kepulauan Riau, diharapkan agar Insan Pers bersabar akan informasi dari pihaknya.

Hal itu disampaikan Hububungan Masyarakat (Humas) Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Khusus Kepri Tanjung Balai Karimun, Refli Feller Silalahi, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pribadinya, Sabtu (24/2/2018). Dikatakan, untuk saat ini, pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait tangkapan kapal yang diduga bermuatan sabu itu.

"Kita menyampaikan permohonan maaf kepada semua rekan-rekan pers karena belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait tangkapan ini. Kita masih melakukan pemeriksaan awal. Pada kesempatan pertama, teman-teman media akan diberitahu," paparnya.

Disebutkan, pihaknya tidak ada maksud untuk menghalang-halangi atau menutup informasi kepada para awak media yang mencoba menggali informasi terkait penindakan itu. Namun karena dalam penindakan yang dilakukan oleh pihaknya, masih masuk dalam tahap pemeriksaan dan penyidikan tahap awal pasca dilakukan penegahan terhadap kapal tersebut.

Jika tahapan itu sudah selesai dan datanya sudah valid. sambungnya, pihaknya akan secepatnya menggelar konfrensi pers untuk menyampaikan segala infotmasi yang dibutuhkan oleh Insan Pers, terkait tegahan itu.

"Mohon bersabarlah teman-teman wartawan. Pada dasarnya kepada rekan-rekanlah yang pertama kali nantinya kita sampaikan informasinya. Akan segera kira rilis," tutupnya. (hasian)