Batam, Natuna, News, Ekonomi

APBD Natuna Alami Defisit Hingga 211 Miliar, Pihak DPRD Mengaku Kecewa

| Kamis 08 Mar 2018 15:10 WIB | 638



(istimewa)


MATAKEPRI.COM, Natuna - Kabupaten Natuna mengalami defisit anggaran tahun 2018 hingga Rp 211 miliar. Demikian dikatakan Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Chandra, usai menggelar rapat dengan TAPD beberapa hari lalu (06/03/2018)

Sebelumnya, kabar angin adanya defisit anggaran diketahui legislatif dari luar, bukan dari pihak eksekutif. Karenanya para wakil rakyat memanggil TAPD Natuna untuk mengetahui secara pasti informasi tersebut.

“Kami dengar isu ini dari luar, setelah kami undang Tim TAPD dan seluruh OPD, ternyata benar APBD kita tahun 2018 mengalami defisit hingga 211 miliar”, ujar Chandra.

Pihaknya sempat kecewa, karena isu defisit anggaran didengar dari pihak lain, bukan dari pemerintah daerah. Untuk itu DPRD berinisiatif memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

APBD Natuna tahun 2018 disahkan sebesar Rp 1.015 triliun. Seiring waktu memasuki bulan ketiga, BPKPAD Natuna menyampaikan kepada TAPD, kemampuan keuangan daerah tidak bisa melaksanakan kegiatan seperti yang telah direncanakan.

Kata Hadi Candra, defisit ini terjadi karena beberapa faktor, seperti hutang pelunasan pembuatan KMV. Indra Perkasa, hutang ADD Rp 12 miliar, tunda salur TW4 tahun 2017 yang tidak dibayar oleh pemerintah pusat, dan bebearapa hal lainnya, dengan total Rp 211 miliar.

“Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Bapeda dalam rapat tadi bahwa pengurangan APBD ini hasil rapat antara TAPD dan sekda Natuna pada tanggal 28 Februari lalu” terangnya.

Oleh karenanya, kata Hadi Candra, pihak DPRD Natuna akan kembali memanggil pihak Eksekutif untuk membahas program kegiatan mana yang harus dilaksanakan.

“Ini sangat riskan, untuk itu kita akan mengajak bupati dan seluruh pihak eksekutif untuk Evaluasi kegiatan mana menjadi skala prioritas dan harus dilaksanakan terlebih dahulu”, ungkap Chandra.(***)



Berita Terkait

Tidak ada berita terkait