Karimun, News, Kepri, Karimun, Publik

Pasar Rakyat Cik Sum Meral Senilai Rp 6 Milliar Panas dan Bocor

| Senin 30 Apr 2018 14:31 WIB | 1174

Pembangunan
Bupati
Pemkab
Pasar


Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat berdialog dengan salah satu pedagang saat pedagang menyampaikan keluhan panas dan bocor


MATAKEPRI.COM, Karimun - Pedagang Pasar Rakyat Cik Sum Bukit Tembak Kelurahan Sungai Pasir Kecamatan Meral Kabupaten Karimun yang baru selesai dibangun dan diresmikan langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq senilai Rp 6 Milliar, Senin (30/4/2018), mengeluh kepanasan dan atap bocor jika turun hujan. Keluhan itu disampaikan oleh sejumlah pedagang kepada Bupati Karimun saat melakukan peninjaun dan dialog dengan pedagang.

"Kalau hujan, bocor Pak Bupati. Air keluar dari persambungan atap ke pipa pembuangan air. Selain itu, kalau cuaca terik, kami kepanasan. Mohonlah diperbaiki Pak. Terimakasih," ungkap beberapa pedagang kepada Bupati saat berdialog.

Menanggapi hal itu, Bupati menyatakan akan melakukan perbaikan setelah dilakukan serah terima pasar dari Kemendagkop ke Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Karimun melalui Dinas Perdagangan Koperasi, UKM dan ESDM (Disperindagkop UKM dan ESDM) Kabupaten Karimun dan diserahkan kepada Peruda (Perusahaan Derah) yang nantinya selaku pengelola pasar.

Disebutkan, hawa panas seperti yang dikeluhkan oleh pedagang tersebut, diakibatkan banyaknya atap tranparan yang terbuat dari bahan plastik (Viber) terpasang pada pasar baru tersebut. Sehingga, mengakibatkan cahaya dan suhu panas daripada atap tersebut, tembus dan masuk kedalam pasar. Akibatnya, pasar tersebut menjadi terasa panas.

"Kalau pasar panas, orang yang berbelanja atau pembeli maupun pedagang tentu merasa tak nyaman. Hal ini akan menjadi perhatian kita dengan merubah atau mengurangi atap transparan yang sudah terpasang," ungkapnya kepada wartawan saat diwawancara wartawan usai melakukan peninjauan pasar.

Disinggung terkait pembangunan Pasar Cik Sum Bukit Tembak yang berada diatas pasar Rakyat Meral yang baru dibangun, Bupati mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengajuan untuk pembangunan dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 13 miliar. Jika sudah disetujui, tambahnya, akan dilakukan pembangunan dan akan disambung ke pasar yang baru.

"Setelah dibangun yang diatas, akan kita sambungkan kepasar yang baru selesai ini. Sehingga pengalokasian pedagang yang masih tersisa diatad dapat teralokadikan dalam satu pasar. Jadi, pasar ini akan dapat tertata fengan rapi dalam satu tempat," pungkasnya. (hasian)