Batam, News, Pendidikan

Meristekdikti Resmikan Fasilitas Hanggar Pertama Di Indonesia

Juliadi | Kamis 18 Jul 2019 17:51 WIB | 776

Kebijakan
Guru
Pendidikan
Menteri


Meristekdikti foto bersama (Foto : Adi)


MATAKEPRI.COM, Batam - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Meristekdikti) Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. dalam lawatannya ke Batam pada Kamis (18/7/2019) berkesempatan untuk meresmikan Bangunan Laboratorium Hanggar Perawatan Pesawat Udara di Kampus Politeknik Negeri Batam.


Bangunan Hanggar ini merupakan fasilitas unggulan dan terbaru yang dimiliki Politeknik Negeri Batam sebagai pusat pendidikan dan pelatihan bidang aircraft maintenance  yang sampai saat ini, dari sisi lembaga pendidikan sejenis, masih sangat sedikit jumlahnya di Indonesia. 


Pembangunan Hanggar yang didanai oleh Asian Development Bank (ADB) melalui Polytechnic Education Development Project (PEDP) Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswa Kementerian Riset Teknologi dan PEndidikan Tinggi pada tahun 2018-2019 ini akan menjadi bagian dari fasilitas unggulan dalam proses pembelajaran para mahasiswa Program Studi D3 Perawatan Pesawat Udara sekaligus juga sebagai fasilitas pelatihan bagi taruna Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO) berlisensi international yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Batam.


Program studi D3 Perawatan PEsawat Udara di Politeknik Negeri Batam sendiri sampai saat ini masih tercatat sebagai program studi satu-satunya di Politeknik Negeri seluruh Indonesia yang secara spesifik mengkhususkan layanan untuk menghasilkan lulusan Diploma ahli madya bidang perawatan pesawat udara yang qualified karena juga dilengkapi dengan Basic License for aircraft maintence yang diakui secara internasional. Saat ini basic license yang telah dmiliki kategori A yang meliputi basic license untuk Body Airframe Fixed Wing(A1), Piston Engine  (A3) dan Turbine engine (A4).


KE depan dengan fasilitas hanggar yang sudah terbangun ini, Politeknik Negeri Batam akan dilengkapi juga dengan lisensi C atau Instrument Electrical, Radio and avionics,  serta pengembangan Hanggar sebagai Approved Maintenance Repair and Overhoul (MRO) untuk Engine pesawat dan Komponen part pesawat
Bangunan hanggar yang berdiri di atas lahan 2500 m2 pada kompleks kampus terpadu Polibatam  yang berlokasi di  Batam Center, akan mampu melayani lebih kurang 480 mahasiswa pada saat yang sama dan  nantinya dapat menampung satu pesawat jenis Boeing 737 300 atau Airbus 320, serta beberapa pesawat ukuran kecil sejenis Cessna, sundowner dan Navayo sebagai bagian dari fasilitas praktik pembelajaran perawatan pesawat udara untuk mahasiswa.


Selain itu, Bangunan hanggar terdiri dari 3 lantai,  dilengkapi 10 ruangan workshop/ laboratorium khusus perawatan pesawat udara seperti aircraft system laboratory, general dan sheet metal workshop, composite workshop, Battery Shop & NDT, Engine and Propeller shop, avionic and instrumentation laboratory, electrical and wind tunnel laboratory, hydraulic shop, computer laboratory, 5 ruang kelas representative serta ruangan penunjang lainnya.


Diharapkan bangunan yang menelan biaya lebih kurang Rp. 38 Milyar ini  menjadi pusat unggulan aktivitas pendidikan dan pelatihan berlisensi kompetensi internasional di bidang perawatan pesawat udara bagi para generasi muda dan anak bangsa di Indonesia.


Untuk 3 tahun ke depan, sebagai bentuk apresiasi terhadap seorang tokoh pejuang pengembangan pendidikan tinggi vokasi Politeknik di Indonesia, Hanggar ini diberi nama Kokok Haksono Djatmiko.


Selama karirnya beliau pernah menjabat  direktur politeknik manufatur bandung –politeknik negeri  tertua dan terkemuka di Indonesia, dan terakhir semasa hidupnya sebelum tutup usia pada tahun 2018 yang lalu, beliau mendapatkan amanah sebagai Manajer Project Management Unit (PMU) PEDP Kemenristekdikti yang fokus menangani pengembangan setidaknya 43 pendidikan tinggi vokasi politeknik baik Politeknik Negeri maupun Politeknik Swasta yang tersebar di seluruh Indonesia dalam kurun waktu 2012-2019.



Melalui dukungan dan komitmen pimpinan tinggi di Kemenristekdikti dan program PEDP yang beliau beserta tim PMU kelola dengan penuh integritas, bangunan hanggar ini merupakan salah satu masterpiece yang dapat terwujud dan nenjadi saah satu tonggak kemajuan pendidikan vokasi politeknik di Indonesia.
Acara Peresmian oleh Menteri Ristekdikti direncanakan akan berlangsung pada pukul 11.30 – 13.00 WIB, di depan lokasi Hanggar Kampus Politeknik Negeri Batam di Batam Center.


Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Politeknik Negeri Batam Dr, Priyono EKo Sanyoto, DEA, Direktur pengembangan Kelembagaan Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, perwakilan dari ADB dan PEDP, tamu undangan dari unsur pemerintahan provinsi, kota dan BP Batam serta mitra industry dari Politeknik Negeri Batam.


Sebelum meresmikan hanggar Menristekdikti juga memberikan arahan dan sambutan di kampus Politeknik Negeri Batam . Dalam kesempatan tersebut juga akan dilakukan penyerahan  Surat keputusan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) setara Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 8 kepada delapan dosen praktisi industri Polibatam yang sudah lama berkecimpung di dunia industry di batam dengan pengalaman kerja antar 5-20 tahun. Kedelapan SK RPL tersebut merupakan batch pertama Dosen Praktisi di Polibatam dan rencanaya ke depan Polibatam akan melakukan RPL bagi jkurang lebih 100 praktisi industry sebagai  Dosen Industri sampai tahun 2020. Setelah peresmian dan kunjungan ke fasilitas hanggar, acara juga diisi dengan atraksi dari para taruna AMTO dan Program Studi Diploma Perawatan Pesawat Udara yang kemudian dilanjutkan makan siang bersama,  ramah tamah dengan sivitas akademika beserta tamu undangan yang hadir. (Rilis)