Batam, News

Banyak Kendaraan Trailer, Kasatlantas Polresta Barelang Berikan Edukasi Ke Masyarakat

Juliadi | Sabtu 17 Aug 2019 20:30 WIB | 265

Bakti Sosial
Pencerahan
Polresta Barelang


Ilustrasi


MATAKEPRI.COM, Batam - Sebagai Kota industri, banyak kendaraan transportasi, mobil dari roda empat hingga truk trailer roda 10 yang bolak balik di sepanjang jalan besar Kota Batam. Dan mobil truk trailer tersebut, membawa dan melengkapi alat - alat kebutuhan industri tersebut.


Dengan banyaknya pertimbangan Mobil trailer truk tersebut, masyarakat yang juga pengguna jalan mengeluhkan dengan para pengemudi yang terkesan tidak peduli dengan pengguna jalan lain.


Hal tersebut, menjadi perhatian Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Barelang, Komisaris Polisi (Kompol) I Putu Bayu Pati., S. Ik., MH.


Kompol I Putu Bayu Pati., SIK., MH, juga menyediakan sedikit edukasi tentang bagaimana kita dapat memenuhi kebutuhan yang dijalan raya tersebut.


“Ada 4 titik Blindspot yang bisa kita hindari menghindari berpapasan dengan kendaraan besar tersebut, Makna dari Blindspot sendiri adalah area pandangan yang tidak dapat dilihat oleh pengemudi, dan perlu kita hindari untuk mencegahimalisasi kecelakaan lalu lintas,” ujar Putu.


Baca :

Satlantas Polresta Barelang Ingatkan Safety Riding Kepada Mahasiswa

Satlantas Polresta Barelang Pastikan Jalanan Pawai Takbiran Aman Terkendali

Satlantas Polresta Barelang Akan Beri Sanksi Yang Kedapatan Parkir Diatas Jembatan Barelang


Menurut titik keempat Blindspot yang harus dihindari menghindari berpapasan dengan kendaraan tersebut, yaitu: Pertama, diisi Putu, posisi didepan kendaraan.Karena posisi ini menjadi daerah yang tidak terlihat dari posisi Sopir berada di atas kendaraan sehingga tidak bisa berpindah tempat ini.


Lanjutkan posisi yang Kedua, posisi sebelah kanan kendaraan, posisi ini juga tidak terlihat juga karena jauh dari kaca spion kendaraan sebelah kanan.Ketiga, posisi di sebelah kiri kendaraan, posisi di area ini juga tidak terlihat di luar dari kaca spion di sebelah kiri.


Menurut Putu, posisi yang terakhir Posisi belakang kendaraan, posisi ini dianggap paling berbahaya karna sama sekali tidak terlihat oleh supir.


Putu, juga menghimbau bagi pengguna jalan meminta hindarilah titik - titik ini, menemukan kendaraan jenis besar yang dijalan raya, mendapat kaga kompilasi, jangan ganggu, posisikan kendaraan kamu agar bisa dicari oleh supir dan jangan tergesa gesa untuk menyalip, baru ini dapat digunakan dengan mengunyikan klakson pendek atau gunakan lampu redup.(* / Adi)