Batam, News

Toilet Umum Tak Tersedia Setelah Tiga Hari Pasca Kebakaran

Agung | Sabtu 14 Sep 2019 11:33 WIB | 387

Pemko Batam
Kebakaran


Para korban pengungsian yang memilih baju sumbangan dari para masyarakat.


MATAKEPRI.COM, Batuaji - Tenda dan dapur umum untuk menampung dan melayani para korban kebakaran di Ruli Danau Merah  telah datang dan berdiri dari dinas Sosial kota Batam, sejak Kamis (12/9) sore.


Namun, meskipun demikian, hingga kini pada Sabtu (14/9) pagi di tenda pengungsian masih belum di temukan Toilet umum atau toilet Portabel yang di sediakan oleh pemerintahnkita Batam.


Baca juga : Sardi : Kami Terima Dengan Lapang Dada Apapun Bantuan Yang Akan di Berikan


Salah seorang warga yang tinggal di pengungsian mengatakan tenda dan dapur memang telah berdiri sore hari setelah kejadian kebakaran tersebut, dan hingga malam hari instalasi listrik terus dikerjakan.


Tapi hingga Sabtu pagi ini, kami masih belum menerima toilet umum yang berdiri di area pengungsian.


Tentunya toilet umum ini sangat penting bagi para pengungsi, terutama para pengungsi yang akan buang air kecil dimalam hari. 


Baca juga : Berikan Bantuan Kepada Korban Bencana, Sebagai Bentuk Solidaritas


"Kalau siang kita bisa numpang ke rumah warga,  tapi kalau tengah malam kan kita nggak mungkin ketok-ketok rumah warga," Ucap Sardi, warga pengisian, kepada Matakepri.com.


Hingga kini, Sardi melanjutkan, para warga masih kesusahan apabila ingin buang air kecil di tengah malam.


Para warga pengungsian pun meminta kepada pemerintah agar segera menyediakan toilet umum di lokasi pengungsian.


Baca juga : Bantuan Korban Kebakaran Ruli Danau Merah Telah Datang, Untuk Jumlah di Sesuaikan


Di tempat terpisah, Kepala Bidang Bidang Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Batam, Faisal Novrieco saat di konfirmasi mengenai ketersediaan toilet umum (Portabel), dirinya menjawab bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam hanya memiliki Tiga unit toilet umum.


"Dari Tiga unit toilet yang kita miliki, satu unit telah rusak, sementara 2 unit lainnya hingga saat ini masih digunakan," Ucap nya saat di konfirmasi oleh Matakepri.com melalui WhatsApp pada Sabtu (14/9).


Tak jauh berbeda, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) Dinas Sosial Kota Batam, Dedy Suryadi mengatakan bahwa Dinkes Kota Batam tidak memiliki toilet portable.


Baca juga : Korban Kebakaran Berharap Bantuan Segera Datang


"Kami dari dinsos tidak memiliki toilet tersebut," kata Dedy dengan singkat melalui WhatsApp pada Sabtu (14/9).


Sementara itu, Hampir seluruh korban kebakaran, hingga saat ini tinggal di tenda pengungsian. "Kecuali pada malam hari, memang ada beberapa para orang tua yang mempunyai anak kecil tinggal di rumah tetangga yang tidak terkena musibah," Lanjut Sardi.


Karena kondisi di tenda pengungsian yang kurang nyaman, membuat orang tua harus mengungsi ke rumah warga. (AM)