Batam, News, Ekonomi, Hukum & Kriminal

Heboh, Pria Ini Tewas Usai 'ST' Di Pokok Jengkol

Agung | Minggu 13 Oct 2019 17:26 WIB | 268

Polsek
Tewas


Ilustrasi berhubungan badan.


MATAKEPRI.COM, Batuaji - Nasib Malang menimpa seorang Pria yang berusia 28 tahun ini. Pasal nya pria ini diketahui sudah tidak bernyawa setelah melakukan 'Sort Time' dengan seorang PSK di kawasan Lokalisasi Pokok Jengkol, yang berlokasi di Sungai binti, kecamatan Sagulung, pada Sabtu (12/10) malam sekitar pukul 23.00 wib.


Pria malang tersebut di ketahui berinisial FJ yang merupakan warga kelurahan Tanjung Riau, kecamatan Sekupang.


Dari informasi yang di peroleh Matakepri.com dari Supardi, yang merupakan warga sekitar yang mengatakan sebelum melakukan hubungan badan dengan PSK yang telah di loby nya, FJ telah Minum-minuman beralkohol.


"Tidak di ketahui seberapa banyak minuman yang telah di tenggak oleh korban," Ucap nya kepada pewarta pada Minggu (13/10) siang ini.


Namun sebelum berhubungan FJ pun sempat mengeluh, karena merasakan sakit di bagian badan nya.


Namun, meskipun demikian, Hubungan terselubung dengan PSK tersebut pun tetap berlangsung. Tak berselang lama setelah berhubungan, Sang Wanita Malam tersebut langsung keluar dari kamar yang telah di sekat dan di buat senyaman mungkin untuk bisa melayani para pelanggan, tersebut.


"Ternyata FJ di ketahui telah tak bernyawa. Yang masih ada di atas tempat tidur tersebut dan tanpa busana," Jelas nya.


Supardi melanjutkan, tak berselang lama, akhirnya para polisi langsung datang ke lokasi ini. "Jenazah pun langsung dibawa oleh polisi tersebut," Imbuh nya.


Di lokasi yang berbeda Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto membenarkan atas kejadian tersebut. Dan juga mengatakan bahwa hingga kini pihaknya belum bisa memastikan sebab korban tersebut meregang nyawa.


"kita belum bisa memastikan Namun kita juga tidak menemukan adanya bekas luka di tubuh korban," Ucap nya kepada pewarta pada Minggu (13/10) siang ini.


Kapolsek melanjutkan, pihak keluarga korban juga telah mengiklaskan dengan kejadian ini dan tidak ingin memperpanjang kasus tersebut. Dan meminta agar jenazah korban langsung di antar ke rumah duka.


"Keluarga tidak mau jenazah diotopsi, dan memang sudah mengikhlaskan atas kejadian tersebut. mereka juga sudah membuat surat pernyataan di Polsek Sagulung," Pungkasnya. (AM)