Karimun, Kepri

Polda Kepri Hadiri Penutupan TMMD KE 105 Dan Kunjungan Kerja Ke Polres Karimun

Egi | Kamis 08 Aug 2019 21:12 WIB | 392

Kunjungan Kerja
Polda Kepri
Polres


Kapolda Kepri menghadiri Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa ke-105 (HumasPoldaKepri)


MATAKEPRI.COM,KARIMUN - Kapolda Kepri menghadiri Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa ke-105 yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 8 Agustus 2019, pukul 10.00 wib bertempat dilapangan Sepak bola Desa Pongkar, Kabupaten Karimun, dan selaku Inspektur Upacara Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah

Pada kesempatan tersebut Kapolda Kepri menyampaikan TMMD sebagai wujud pengabdian TNI-Polri dan Juga Kemanunggalan TNI-Polri bersama rakyat untuk pembangunan daerah

Pada Upacara Penutupan TMMD ke-105 tersebut dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.I.K., Danlantamal IV Laksamana pertama TNI Arsyad Abdullah, Kasrem 033/WP dan Bupati Karimun 

Selanjutnya selesai pelaksanaan Upacara Penutupan TMMD ke-105, Kapolda Kepri beserta Dansat Brimob Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri dan Kapolres Karimun bertolak menuju ke Polres Karimun untuk melaksanakan kunjungan Kerja.

Pada saat kunjungan kerja Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.I.K. memberikan pengarahan kepada seluruh Personel Polres Karimun dan dalam arahannya Kapolda Kepri menyampaikan instruksi Bapak Presiden Republik Indonesia untuk lakukan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan 

"Sebagai upaya menindak lanjuti instruksi Presiden RI dalam pencegahan Kebakaran hutan dan lahan agar tingkatkan 

Peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa mencegah terjadinya kebakaran hutan dengan memberikan sosialisasi ke masyarakat dan senantiasa berkoordinasi dengan BMKG daerah masing-masing," Ucap Kapolda Kepri.

"Prioritaskan pencegahan kebakaran hutan dan penataan ekosistem gambut secara konsisten, terus tingkatkan koordinasi dan kolaborasi TNI-Polri, Pemda dan masyarakat dalam pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta lakukan penegakkan hukum dengan tegas apabila terjadi pembakaran hutan maupun lahan," Tutupnya (EAG)