Batam, News, Hukum & Kriminal

Akibat Mikol dan Jam Tangan, Anggota Brimob Cekcok Dengan Pengunjung Cafe Lainnya

Agung | Senin 12 Aug 2019 07:56 WIB | 270

Polresta Barelang
Polda Kepri


Ilustrasi Minuman beralkohol.


MATAKEPRI.COM, Batam - Seperti manusia pada umumnya, seorang anggota Brimob Polda Kepri  yang bernama BH anggota beserta 4 rekannya juga ingin bersantai-santai setelah menjalankan aktivitas nya.


Anggota Brimob beserta 4 rekannya tersebut  datang ke sebuah Cafe Bintang di Komplek Ruko Top 100 Blok H No.  2-3 KelurahanTembesi, Kecamatan Sagulung,  kota Batam, sekitar pukul 00.30 wib pada Sabtu (10/8) lalu.


Waktu bersantai yang di nikmati dengan minuman Red Label dan di temani oleh pelayan Cafe Puspita tersebut harus berakhir dan berganti dengan Kericuhan dengan Rombongan Manik yang datang ke lokasi beberapa saat sebelumnya dan telah memesan bir 2 kes. Hal tersebut di sampaikan langsung oleh  Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, saat di hubungi oleh pewarta.


Kericuhan terjadi setelah seorang anggota dari rombongan BH merasa telah kehilangan Jam tangan nya, dan meminta kepada karyawan Cafe untuk mematikan Musik dan menghidupkan Lampu.


"Setelah musik berhenti dan lampu dinyalakan, rombongan TS merasa tidak senang dengan kejadian tersebut. dan terjadilah kericuhan dari dalam Cafe hingga keluar Cafe," Ucap Hengki.


"Terjadi keributan tersebut, dan BH, anggota Brimob menghubungi ES anggota Brimob yang saat itu tidak berada di lokasi, hingga akhirnya korban datang dan mencoba menenangkan peristiwa tersebut. Malah akhirnya ES dikeroyok oleh pelaku Manik beserta rombongan," imbuhnya.


Sementara itu, dikutip dari salah satu media online di Batam menyampaikan bahwa kronologi kejadian tersebut bahwa, jam tangah yang hilang tersebut berasal dari salah seoarang anggota Manik yaitu PD. 


PD, yang baru sadarkan diri setelah aksi pemukulan oleh anggota Brimob yang terjadi jika Cafe Bintang. (Istimewa)


PD yang merasa kehilangan jam tangan langsung meminta karyawan cafe untuk menghentikan musik dan menghidupkan lampu. Yang mana hal tersebut membuat, BH yang merupakan anggota Brimob marah, dan langsung berteriak dengan kalimat 'Woi diam lah kau'," saat PD menirukan ucapan BH.


Dan akhirnya keributan pun tidak bisa terelakkan. Hingga perkelahian berlanjut di luar Cafe. PD di serang dan dipukul dengan gagang pistol di bagian kepala, yang membuat PD akhirnya tersungkur.


"Tidak sampai di situ ES yang saat itu baru datang, juga melakukan pemukulan terhadap saya dan setelah itu saya tidak ingat apa-apa," jelas PD


Atas kejadian tersebut, PD dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth, dan baru sadar kan diri pada hari minggu (11/8). Sementara anggota Brimob yang berinisial ES juga dilarikan ke RSUD Embung Fatimah untuk mendapatkan perawatan intensif yang juga mengalami luka-luka yang cukup serius.


Dari informasi yang diperoleh pewarta, rombongan manik beserta 9 rekannya yang melakukan pemukulan terhadap anggota Brimob kini diamankan oleh satreskrim Polresta Barelang pada Minggu (11/8) kemarin. Dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (AM)