News, Lingga, Hiburan

GM-AMP dan Bawaslu Lingga Sambut Pilada 2020 Dengan Perlombaan Video Kreatif

Viktor | Selasa 17 Sep 2019 14:09 WIB | 236

Pemkab


Pilkada 2020 9 Provinsi 224 Kabupaten 37 Kota


MATAKEPRI.COM Lingga -- Gerakan Millenial Anti Money Politic (GM-AMP) yang bermitra dengan Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lingga, berkomitmen menanamkan benih pemilihan umum (Pemilu) yang bersih pada Pilpres dan Pileg yang lalu hingga Pilkada 2020 yang sebentar lagi tahapannya akan dimulai.

"Komunitas relawan ini sudah kami bentuk pada Pilpres dan Pileg yang lalu, dan kita bermitra dengan Bawaslu untuk menebarkan arti demokrasi yang bersih, di generasi millenial dan pemilih pemula," kata Hasrullah, salah satu relawan pendiri GM-AMP, Kabupaten Lingga

Pembentukan GM-AMP yang saat ini anggotanya sudah berjumlah kurang lebih lima puluhan orang itu, bukan tanpa alasan, komunitas ini didirikan sebagai bentuk kepedulian, kepada masyarakat khususnya generasi muda millenial dan pemilih pemula yang nantinya akan menjadi cikal bakal penerus dari bangsa ini.

Selain itu lahirnya GM-AMP sebagai salah satu cara untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, akan pentingnya menciptakan iklim demokrasi yang bersih, damai dan tanpa kecurangan salah satunya pelanggaran Pemilu. 

Mengingat Kabupaten Lingga, merupakan daerah kepulauan yang terdiri dari ratusan pulau-pulau kecil yang sulit dijangkau langsung, namun dengan keberadaan kemajuan teknologi informasi saat ini, salah satunya media sosial diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menyampaikan berbagai informasi tentang pentingnya Pemilu yang bersih.

"Waktu Pilpres kita bekerja sama dengan Bawaslu, membuat berbagai kegiatan yang sasarannya adalah pengguna media sosial apapun itu, melalui konten-konten kreatif yang kita kemas melalui video, audio maupun naskah-naskah yang bisa diterima oleh pengguna media sosial," sebutnya.

Dari wujud kerjasama tersebut, GM-AMP akhirnya berhasil diterima oleh masyarakat Kabupaten Lingga kala itu. Salah satu konten yang ditawarkan pada waktu itu, adalah lahirnya video-video dengan dialog khas melayu, yang berhasil mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas dengan menolak politik uang melalui lomba yang digelar dengan kerjasama Bawaslu Lingga.(antaranews.com)