Batam

BP Batam Luncurkan MANTAB, Siapkan 55 Ribu Lapangan Kerja

Juliadi | Selasa 09 Dec 2025 13:30 WIB | 1328

BP Batam


Peluncuran Aplikasi MANTAP, Senin (8/12/2025). Foto : Adi


Matakepri.com, Batam --- Badan Pengusahaan (BP) Batam secara resmi meluncurkan program inovatif Manajemen Talenta Batam (MANTAB) di Balairung Sari BP Batam, Senin (8/12/2025).


Program ini hadir sebagai solusi strategis untuk menjembatani pesatnya pertumbuhan investasi dengan tingginya angka pengangguran terbuka di kawasan tersebut.


Peluncuran MANTAB dihadiri oleh Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kementerian Ketenagakerjaan RI, Rendra Setiawan; COO IDSurvey, Andry Tanudjaja; jajaran FKPD, serta 60 pelaku usaha dari berbagai asosiasi industri.


Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, dalam laporannya menyoroti perkembangan Batam yang sangat pesat.


"Nilai investasi pada triwulan III tahun 2025 tercatat mencapai Rp54,7 triliun, didukung oleh lebih dari 1.700 perusahaan aktif," jelas Fary.


Bahkan, pertumbuhan ekonomi Batam hingga triwulan III 2025 mencapai 6,89 persen, hampir menyentuh target 7 persen. Namun, di sisi lain, Batam masih bergulat dengan tantangan pengangguran terbuka yang mencapai lebih dari 50.000 orang atau sekitar 7,68 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.


“Hari ini, kita menjawab tantangan itu dengan cara yang berbeda melalui platform MANTAB. Ini bukan sekadar pelatihan atau sertifikasi, tetapi manajemen ekosistem talenta,” tegas Fary.


MANTAB dirancang sebagai platform holistik, yang implementasinya akan dimulai dari penyelarasan database tenaga kerja mahasiswa vokasi, sertifikasi kompetensi, job matching, hingga pengembangan creative hub. 


Fary berharap, Batam tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi MANTAB sebagai langkah strategis. 


Amsakar menjelaskan tingginya angka pengangguran disebabkan oleh transformasi Batam dari industri padat karya ke padat modal, tingginya arus migrasi, dan keterbatasan pelatihan kerja.


“Dibutuhkan dukungan, kolaborasi, dan sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja BP Batam. Prioritas harus diberikan bagi tenaga kerja lokal,” ujar Amsakar.


Komitmen ini mencakup penyediaan 55.375 tenaga kerja melalui program MANTAB dalam tiga tahun ke depan. Jumlah fantastis ini menjadi indikasi kuat bahwa program MANTAB adalah jawaban nyata BP Batam untuk mengurangi angka pengangguran dan menyiapkan SDM Batam yang kompeten.


“Mudah-mudahan ikhtiar kita ini memperkecil angka pengangguran di Kota Batam. Ayo bersama, kita jadikan Batam semakin hebat dan dahsyat,” tutup Amsakar. (Adi) 


Redaktur : ZB



Share on Social Media