Batam
Riki | Selasa 09 Sep 2025 13:54 WIB | 719
UPT Imipas Wilayah Kepri turut sukseskan penanaman kelapa serentak
Matakepri.co.id, Batam - Dalam upaya mendukung program nasional ketahanan pangan yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan di Indonesia, termasuk di wilayah Kepulauan Riau, secara serentak melaksanakan kegiatan Peresmian Ketahanan Pangan Nusakambangan dan Penanaman Pohon Kelapa Serentak, pada Selasa, 9 September 2025.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Zoom Meeting nasional
bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus
Andrianto, S.H., M.H., yang terhubung langsung dari pusat kegiatan di Pulau
Nusakambangan, Jawa Tengah. Acara ini turut dihadiri secara virtual dan
langsung oleh para tamu undangan dari unsur pimpinan tinggi pratama serta para
stakeholder terkait.
Kegiatan ini merupakan bagian dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang berfokus pada penguatan sektor ketahanan pangan nasional. Program ini dijalankan dalam sinergi dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang mandiri dan berdaulat dalam sektor pangan.
Setelah rangkaian Zoom Meeting dan sambutan resmi dari
Menteri, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon kelapa secara serentak
oleh seluruh UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan di Indonesia. Di Kota Batam
sendiri, penanaman dilakukan oleh seluruh jajaran UPT Imigrasi dan
Pemasyarakatan, dengan total sebanyak 700 pohon kelapa ditanam secara serentak
sebagai bentuk komitmen terhadap program ketahanan pangan dan pelestarian
lingkungan.
Penanaman kelapa ini tidak hanya menjadi simbol semangat
penghijauan dan pemanfaatan lahan produktif, tetapi juga merupakan langkah
konkret dalam mendukung transformasi pemasyarakatan ke arah yang lebih
produktif, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kemandirian.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran
pemasyarakatan dan imigrasi di wilayah Kepulauan Riau untuk memperkuat
kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem pertanian yang
berkelanjutan di lingkungan satuan kerja masing-masing.
Melalui gerakan serentak ini, diharapkan institusi Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat terus berperan sebagai motor penggerak dalam mendukung program strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan hidup. (*)
Redaktur: ZB