Batam
Juliadi | Senin 17 Nov 2025 22:44 WIB | 943
Kunjungan Ditjenpas ke Rutan Batam, Senin (17/11/2025). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal permasyarakatan (Ditjenpas) untuk memastikan standar kualitas dan pemenuhan hak dasar warga binaan di seluruh Indonesia, Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjenpas, Adhayani Lubis, melaksanakan kunjungan kerja intensif ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, Senin (17/11/2025).
Adhayani tidak hanya melakukan observasi formal, melainkan masuk secara langsung ke sejumlah area krusial:
Ia mencermati kondisi kebersihan kamar, lingkungan, serta berinteraksi untuk mengamati dinamika antara petugas dan warga binaan. Tujuannya adalah memastikan lingkungan hunian layak dan manusiawi.
Dapur Rutan
Salah satu sorotan utama adalah dapur, tempat produksi seluruh konsumsi harian warga binaan.
Ia memeriksa alur pengolahan, standar sanitasi, dan bahkan mencicipi langsung makanan yang disajikan untuk memastikan kualitas rasa, kelayakan gizi, dan kuantitas sesuai ketentuan.
Klinik Rutan
Pelayanan kesehatan juga menjadi fokus. ia berdialog dengan petugas medis, meninjau ketersediaan obat, serta mendorong agar pelayanan kesehatan berjalan responsif dan sesuai prosedur kepada seluruh warga binaan.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.
Ia secara spesifik memberikan apresiasi atas komitmen Rutan Batam terhadap pemenuhan gizi.
”Terimakasih Karena Rutan Batam Sudah Melaksanakan Permen Imipas Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Kebutuhan Makanan sesuai kualitas dan kuantitas,” ujar Adhayani.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut, menyatakan bahwa perhatian langsung dari Ditjenpas menjadi motivasi kuat untuk terus meningkatkan layanan.
"Kunjungan kerja ini diharapkan memperkuat komitmen Rutan Batam dalam mewujudkan layanan pemasyarakatan yang prima, serta memastikan hak-hak dasar setiap warga binaan terpenuhi sesuai standar yang berlaku," pungkas Fajar. (AdI)
Redaktur : ZB