Batam
Juliadi | Senin 15 Dec 2025 19:04 WIB | 571
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra memberikan santunan kepada anak yatim piatu, Senin (15/12/2025)
Matakepri.com, Batam -- Rintik hujan yang membasahi Lapangan Bola Legenda Malaka sejak pagi tak mampu memadamkan nyala semangat dan kehangatan yang meliputi 1.000 anak yatim dari Kecamatan Nongsa, Batam Kota, dan Sei Beduk, Senin (15/12/2025). Di bawah payung langit mendung, senyum lebar dan tawa riang justru menjadi pemandangan utama, menandai kebersamaan yang penuh makna.
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hadir dalam acara ini bukan semata menunaikan tugas, melainkan datang dengan peran yang lebih personal yakni seorang ibu. Kehadirannya disambut antusias, terutama saat ia menyapa, memeluk, dan berinteraksi langsung dengan anak-anak sebelum menyerahkan paket sembako.
“Di pagi hari yang hujan ini, ibu datang bukan sebagai Wakil Wali Kota, tetapi sebagai ibu bagi anak-anak Kota Batam,” ucap Li Claudia dengan suara penuh kasih.
Ia mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu dan berbagi kebersamaan dengan anak-anak yang ia sebut sebagai sosok hebat dan penuh keberanian. Menurutnya, hujan yang turun justru menjadi saksi bisu atas semangat luar biasa yang terpancar dari mereka.
“Meski hujan, semangat kalian luar biasa. Kalian adalah anak-anak yang kuat dan berani,” ujarnya menguatkan.
Suasana semakin menghangat ketika Li Claudia mengajak seluruh anak yatim menyanyikan lagu "Batam Kotaku" bersama-sama.
Ia menekankan bahwa lagu itu adalah pengingat bahwa Batam adalah rumah bersama yang harus dicintai dan dijaga.
Dalam momen ini, Li Claudia menanamkan pesan penting tentang kecintaan pada kota, terutama di usia Batam yang telah menginjak 196 tahun.
Ia ingin nilai kebanggaan dan kepedulian terhadap kota ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus.
Li Claudia memberikan pesan penguatan agar anak-anak tidak menyerah menghadapi tantangan hidup. Ia menegaskan bahwa mereka tidak pernah sendiri.
“Banyak orang yang sayang dan peduli pada kalian. Banyak yang ingin melihat kalian tumbuh menjadi anak-anak yang berani, kuat, dan memiliki cita-cita luar biasa,” tegasnya.
Ia berharap pertemuan ini menjadi momentum untuk saling menguatkan, bukan sekadar penyerahan bantuan.
“Ibu ingin kalian selalu bahagia, belajar dengan sungguh-sungguh, dan percaya bahwa masa depan kalian cerah. Kita berkumpul hari ini bukan hanya untuk menerima santunan, tetapi untuk saling menguatkan,” pungkasnya. (Adi)
Redaktur : ZB