Batam, News, Ekonomi, Kepri
Egi | Senin 15 Jun 2026 13:04 WIB | 144
Tampak desain gedung First Hotel &KTV yang akan di Bangun (foto: istimewa)
Matakepri.co.id Batam - Pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi Kota Batam kembali mendapat suntikan investasi baru. Proyek pembangunan First Hotel & KTV yang berlokasi di Jalan Duyung Nomor 188, Kecamatan Batu Ampar, kini tengah berjalan dan diproyeksikan menjadi salah satu destinasi pendukung industri wisata serta hiburan di kota Batam, Kepulauan Riau.
Pemilik First Hotel & KTV, Andihar, dikenal sebagai pengusaha yang merintis usahanya dari Nol hingga berhasil membangun berbagai unit usaha di Batam. Kehadiran sejumlah bisnis yang dikembangkannya selama ini turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Proyek terbaru yang sedang dibangun ini dirancang dengan konsep modern dan berkapasitas besar. First Hotel & KTV akan memiliki lima lantai fasilitas karaoke (KTV), dua lantai untuk hotel dan dua lantai untuk restoran serta ballroom yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari acara perusahaan, pertemuan bisnis hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Tidak hanya itu, pengembangan kawasan tersebut juga direncanakan lebih besar dengan pembangunan gedung hingga sembilan lantai, yang diharapkan mampu menambah daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Batam.
Pengawas Lapangan proyek, Steven, menjelaskan bahwa pembangunan First Hotel & KTV dilakukan tepat di belakang gedung First Club, di atas lahan seluas kurang lebih 3.500 meter persegi.
“Proyek ini dibangun dengan konsep modern dan diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas penunjang sektor pariwisata serta hiburan di Kota Batam,” ujar Steven, Senin (15/6/2026) pagi.
Pengerjaan proyek dipercayakan kepada Zhongyu Construction Group, yang saat ini terus mempercepat proses pembangunan sesuai dengan standar konstruksi dan target yang telah ditetapkan.
Kehadiran First Hotel & KTV dinilai menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Batam. Selain meningkatkan pilihan fasilitas akomodasi dan hiburan, proyek ini juga berpotensi menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat, baik selama masa konstruksi maupun saat operasional nantinya.
Di tengah pesatnya perkembangan Batam sebagai kawasan perdagangan, industri, dan pariwisata, investasi sektor perhotelan dan hiburan seperti ini diyakini dapat memperkuat daya saing kota sebagai salah satu destinasi unggulan di wilayah perbatasan Indonesia.
Dengan lokasi yang strategis dan konsep pembangunan modern, First Hotel & KTV diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas usaha, kunjungan wisata, dan penyerapan tenaga kerja.(Egi)
Redaktur: ZB