Batam

Tekan Laka Pelajar, Polda Kepri Edukasi SMAN 15 Batam

Juliadi | Senin 13 Apr 2026 18:58 WIB | 532

Polda Kepri


Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol. Taufiq Lukman Nurhidayat dan para siswa, Senin (13/4/2026). Foto: Polda Kepri


Matakepri.co.id, Batam -- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan generasi muda. Melalui program "Polantas Menyapa: Police Goes To School", jajaran Ditlantas menyambangi SMAN 15 Batam pada Senin (13/4/2026) untuk memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya disiplin di jalan raya.


Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi biasa. Para siswa diajak berinteraksi langsung melalui penyampaian materi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas), kuis berhadiah, hingga pemberian helm secara simbolis sebagai bentuk nyata kepedulian kepolisian.


Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol. Taufiq Lukman Nurhidayat, mengungkapkan data yang cukup mengejutkan. Sepanjang tahun 2025, tercatat ada 1.652 kecelakaan di wilayah Kepulauan Riau—artinya, rata-rata terjadi lebih dari 130 kasus setiap bulannya. Mirisnya, mayoritas korban dan pelaku berasal dari usia pelajar.


"Lalu lintas adalah urat nadi kehidupan. Keselamatan harus menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban," tegasnya.


"Penggunaan kendaraan harus diiringi dengan kesiapan dan kepatuhan. Tanpa SIM, artinya kompetensi berkendara belum teruji, dan ini sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tambahnya.


Ia berharap para siswa SMAN 15 Batam tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas. Berikut adalah beberapa poin utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut:

1. Edukasi Dini: Menanamkan disiplin lalu lintas sebagai cerminan budaya bangsa.

2. Integrasi Pendidikan: Mendorong pihak sekolah untuk memasukkan materi keselamatan lalu lintas dalam kegiatan belajar mengajar.

3. Aksi Nyata: Memastikan penggunaan helm dan kelengkapan berkendara standar lainnya.


"Dengan terciptanya situasi Kamseltibcarlantas yang kondusif, diharapkan angka fatalitas di jalan raya dapat menurun drastis, sehingga para pelajar dapat fokus mengejar cita-cita tanpa terancam bahaya di jalanan," pungkasnya. (Adi)


Redaktur : ZB



Share on Social Media