Batam
Juliadi | Sabtu 18 Apr 2026 01:03 WIB | 456
Rapat koordinasi (Rakor) pengamanan kawasan. (Foto :Dispen Kodaeal IV Batam)
Matakepri.co.id, Batam -- Keamanan aset negara dan keselamatan nyawa di udara tidak bisa ditawar. Menanggapi maraknya aktivitas tambang pasir ilegal yang kian meresahkan di sekitar kawasan Bandara Hang Nadim, lintas instansi di Batam sepakat mengambil langkah "adu urat" melalui pembentukan satuan tugas khusus.
Kesepakatan strategis ini lahir dalam rapat koordinasi (Rakor) pengamanan kawasan yang digelar di Aula Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, Jumat (17/04/2026).
Asops Dankodaeral IV, Kolonel Laut (P) M. Catur Soelistyono, mengatakan, keterlibatan Kodaeral IV merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam mendukung pengamanan objek vital nasional.
"Kami memastikan stabilitas keamanan wilayah, khususnya di kawasan strategis Kepulauan Riau, tetap terjaga dari gangguan apa pun," tegasnya.
Dengan terbentuknya Satgas ini, ia berharap sinergi antarinstansi tidak lagi sekadar komunikasi di atas kertas, melainkan aksi nyata untuk menjamin keselamatan penerbangan internasional maupun domestik di Batam, sekaligus melindungi kekayaan alam dari jarahan oknum tidak bertanggung jawab. (Adi)
Redaktur : ZB