Batam

BP Batam-Singapura Percepat Industri Hijau

Juliadi | Kamis 30 Oct 2025 17:55 WIB | 234

BP Batam



Matakepri.com, Batam -- Komitmen Indonesia dan Singapura untuk mewujudkan kawasan industri berorientasi lingkungan atau Sustainable Industrial Zone (SIZ) di Batam semakin kuat. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala, Li Claudia Chandra, baru saja menemui Menteri Negara Senior (Minister of State) Urusan Luar Negeri dan Perdagangan & Industri Singapura, Gan Siao Huang, di Sands Expo and Convention Centre, Singapura, Rabu (29/10/2025).


Pertemuan tingkat tinggi ini bertujuan untuk mendorong percepatan dan menindaklanjuti kerja sama pengembangan SIZ yang telah ditandatangani kedua negara.


Amsakar menyatakan bahwa respons dari pihak Singapura sangat positif. Mereka tidak hanya menyambut baik, tetapi juga menegaskan dukungan penuh untuk segera mengkonkretkan ide-ide yang telah disepakati.


"Singapura antusias untuk bisa segera mengkonkritkan ide yang telah ditandatangani oleh kedua negara. Pertemuan ini adalah tindak lanjut untuk mempercepat kebijakan Bapak Presiden," kata Amsakar.


Kedua belah pihak, Batam dan Singapura, meyakini proyek industri hijau ini akan menjadi "mesin pertumbuhan ekonomi baru" yang penting. Mereka sepakat bahwa SIZ akan menciptakan ekosistem pembangunan yang produktif, berwawasan lingkungan (hijau), dan inklusif.


Kawasan Industri Berkelanjutan ini adalah inisiatif strategis di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang berfokus menarik investasi energi baru dan terbarukan (EBT), khususnya di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK). Singapura adalah salah satu negara yang menunjukkan minat investasi tertinggi dalam pengembangan proyek ini.


BP Batam telah mengawal penandatanganan kesepakatan-kesepakatan penting, termasuk:
1. MoU Kementerian ESDM RI dan Singapura pada Juni 2025 mengenai kerja sama SIZ.
2. MoU pengembangan SIZ 


Batam-Rempang-Galang antara PT Rempang Energi Sentosa, PT Mustika Elok Graha, Keppel Energy, dan PT Karya Mineral Sentosa pada awal Oktober 2025.


Proyek SIZ ini merupakan bagian integral dari Rencana Strategis BP Batam 2025-2029. Dengan menggarap potensi SIZ, BP Batam bertekad menjadikan Batam sebagai kawasan berdaya saing tinggi untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.


BP Batam, yang hadir bersama Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad; Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait; dan Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, akan terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan seluruh stakeholder. (Adi) 


Redaktur : ZB



Share on Social Media