International, MotoGP
Dramatis! Ramadhipa Juara ETC Barcelona, Veda Stabil di JuniorGP
Juliadi |
Selasa 04 Nov 2025 01:16 WIB
|
1423
Transportasi
Capella
Pembalap binaan AHM, Minggu (2/11/2025). Foto : Capella Kepri
Matakepri.com, Spanyol -- Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, mengukir sejarah dramatis dengan meraih kemenangan fantastis di kelas European Talent Cup (ETC) pada FIM JuniorGP World Championship seri keenam di Barcelona, Spanyol, Minggu (2/11/2025) kemarin.
Kemenangan ini menegaskan konsistensi pembinaan AHM setelah sebelumnya Fadillah Arbi Aditama menjuarai Moto3 JuniorGP di sirkuit ini pada 2023.
Ramadhipa yang membela Honda Asia Dream Racing – Junior Team, membuktikan skill luar biasa. Meski dihantam penalti kualifikasi yang membuatnya start dari posisi ke-24, pemuda 15 tahun ini tak gentar.
Dengan fokus dan perhitungan matang, Ramadhipa melewati 14 pebalap dan menembus rombongan terdepan. Puncaknya, di momen jelang finis, terjadi drama overtake yang memukau. Ramadhipa tampil all-out dan berhasil mengunci podium pertama dengan selisih waktu sangat tipis: 0,007 detik. Indonesia Raya pun berkumandang, merayakan kemenangan kedua Ramadhipa di musim ETC 2025 ini.
“Saya menebus kesalahan di kualifikasi kemarin, harus start dari posisi 24, tapi hari ini saya buktikan untuk Indonesia,” ungkap Ramadhipa melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/11/2025).
Veda Ega Pratama Kunci Poin Berharga di JuniorGP
Di kelas JuniorGP Moto3, rekan satu timnya, Veda Ega Pratama, juga menunjukkan performa solid. Start dari baris kedua, Veda sukses finis di posisi keenam pada Race 1 dan menutup Race 2 dengan finis di posisi kedelapan.
Konsistensi ini membawa Veda menempati posisi ke-11 klasemen sementara JuniorGP.
“Kami menjalani dua balapan yang sulit, tapi tetap finis di grup depan dan meraih poin penting,” ujar Veda.
Ia bertekad menutup musim di Valencia dengan hasil terbaik.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi capaian ini.
“Kemenangan Ramadhipa dan konsistensi Veda menunjukkan proses pembinaan berkelanjutan membentuk karakter dan kemampuan pebalap muda Indonesia untuk bersaing di level dunia,” tegasnya. (Adi)
Redaktur : ZB
Share on Social Media