Batam, News, Kepri

Batam Jadi Pusat Diskusi Penguatan Keselamatan Kapal Cepat Penumpang

Egi | Senin 27 Apr 2026 19:11 WIB | 394

Aset Daerah
Transportasi
Perusahaan


Sosialisasi keselamatan kapal cepat penumpang di Aston Batam (foto: Egi)


Matakepri.co.id Batam - Batam kembali menjadi pusat perhatian dalam upaya penguatan keselamatan transportasi laut melalui kegiatan sosialisasi keselamatan kapal cepat penumpang yang menitikberatkan pada peningkatan aspek safety dari perspektif regulator dan badan klasifikasi.

Kegiatan ini membahas standar keselamatan untuk pelayaran domestik maupun internasional, khususnya rute Batam-Singapura dan Batam-Malaysia, baik untuk kapal baru (new building ship) maupun kapal yang sudah beroperasi (existing ship).

Forum ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan regulator, badan klasifikasi, serta pelaku usaha pelayaran untuk menyamakan persepsi terkait penerapan standar keselamatan kapal cepat penumpang secara konsisten dan optimal.

Direktur Operasi Bisnis Klasifikasi PT BKI (Persero), Arief Budi Permana, menegaskan kapal cepat penumpang memiliki karakteristik operasional dan tingkat risiko yang berbeda dibanding kapal konvensional, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam penerapan standar keselamatan.

"Sebagai badan klasifikasi nasional, BKI memiliki peran memastikan setiap kapal memenuhi persyaratan teknis dan standar keselamatan melalui proses klasifikasi dan sertifikasi," kata Arief pada Senin (27/4/2026) siang di Hotel Aston Batam.

Selain itu, BKI juga aktif memberikan masukan teknis kepada regulator serta mendampingi operator pelayaran dalam memenuhi ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan, salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah harmonisasi antara regulasi nasional, persyaratan teknis klasifikasi, dan praktik operasional di lapangan.

"Karena itu, forum ini dinilai penting sebagai ruang diskusi guna mencari solusi bersama yang tetap mengedepankan keselamatan tanpa menghambat operasional pelayaran," bebernya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesepahaman teknis antara regulator dan badan klasifikasi, sehingga proses sertifikasi kapal menjadi lebih jelas, terukur, dan tidak menimbulkan multitafsir.

"Langkah tersebut diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal cepat penumpang," tuturnya.

Dipilihnya Batam sebagai lokasi kegiatan dinilai sangat strategis mengingat wilayah ini merupakan salah satu pusat operasional kapal cepat penumpang dengan intensitas pelayaran yang tinggi, termasuk rute internasional menuju Singapura dan Malaysia.

"Kondisi itu menjadikan Batam sebagai lokasi tepat untuk membahas berbagai isu keselamatan secara langsung bersama para pemangku kepentingan sektor maritim," pungkasnya (Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media