Batam
Juliadi | Minggu 30 Nov 2025 11:53 WIB | 1195
Matakepri.com, Batam -- Universitas Batam (Uniba) kembali mencetak sejarah dengan mengukuhkan 724 wisudawan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda XXII yang berlangsung khidmat di Auditorium Graha Bintang Uniba, Kepulauan Riau, Sabtu (29/11/2025).
Acara akbar ini dipimpin langsung oleh Ketua Senat, Prof. Dr. H. M. Soerya Respationo, S.H., M.H., M.M didampingi Rektor Uniba, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, IPU, ASEAN Eng, serta jajaran wakil rektor dan pimpinan lembaga universitas.
Berdasarkan laporan akademik, Wisuda XXII ini diikuti oleh total 724 wisudawan, dengan rincian 234 laki-laki dan 490 perempuan. Angka ini menunjukkan dominasi partisipasi perempuan yang signifikan dalam pendidikan tinggi di Kepulauan Riau.
Para lulusan berasal dari jenjang Pascasarjana, Profesi, hingga Sarjana yang meliputi berbagai disiplin ilmu, antara lain:
1. Kesehatan: Profesi Dokter, S1 Kedokteran, Profesi Ners, S1 Keperawatan, Profesi Bidan, S1 Psikologi, dan S1 Farmasi.
2. Hukum dan Sosial: S3 Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), S2 Magister Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan, S1 Hukum, dan S1 Akuntansi.
Dalam sambutannya, Rektor Uniba Prof. Samsul Rizal mengangkat tema "Mencetak Generasi Unggul, Ikhlas, Berintegritas & Berdaya Saing Global".
Ia menitipkan empat pesan kunci kepada para wisudawan sebagai bekal terjun ke masyarakat.
"Ada empat hal penting yang ingin saya sampaikan. Jadilah Generasi Unggul, Generasi yang Ikhlas, Generasi Berintegritas, dan terakhir adalah Generasi yang berdaya saing global," tegas Samsul Rizal.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, memberikan orasi ilmiah yang menggugah.
Ia menekankan bahwa di era modern, kekayaan sumber daya alam (SDA) bukan lagi penentu tunggal kejayaan sebuah negara.
"Tidak bisa dipungkiri, pendidikan adalah syarat utama kejayaan negara. Banyak negara membuktikan, mereka yang memiliki PDB tinggi dan sukses bukan karena SDA melimpah, melainkan negara yang memiliki human capital atau sumber daya manusia yang berkualitas," pungkas Ansar Ahmad.
Kepala LLDikti Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes mengapresiasi tinggi terhadap konsistensi Uniba dalam menjaga mutu pendidikan. Ia mengingatkan bahwa reputasi kampus sangat bergantung pada kualitas dosen dan riset.
"Kenaikan akreditasi itu dominan ditentukan oleh dosen—baik jabatan fungsional, tingkat pendidikan, serta riset dan jurnal yang dipublikasikan," ujar Nopriadi. (*)
Redaktur : ZB