Batam

Batam Siaga Bencana Hidrometeorologi

Juliadi | Kamis 04 Dec 2025 21:15 WIB | 1190

Pemko Batam


Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 49 Tahun 2025. (Foto : Ist)


Matakepri.com, Batam --- Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta seluruh elemen masyarakat dan perangkat daerah untuk meningkatkan kewaspadaan maksimal menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, yang diprediksi akan memuncak dari akhir tahun 2025 hingga awal 2026.


Seruan ini menyusul terbitnya Surat Edaran Nomor 49 Tahun 2025 tentang Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi sebagai tindak lanjut atas peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).


Amsakar menjelaskan, prakiraan BMKG menunjukkan adanya peningkatan curah hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi dalam beberapa minggu ke depan. 


Kondisi ekstrem ini berpotensi memicu:
 * Banjir
 * Banjir Rob (genangan air laut pasang)
 * Tanah Longsor di kawasan rawan.


“Prakiraan BMKG menunjukkan cuaca ekstrem kemungkinan terjadi. Karena itu, seluruh perangkat daerah dan masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan,” tegas Amsakar.


Dalam upaya mitigasi, Wali Kota Amsakar telah menginstruksikan Camat dan Lurah untuk segera berkoordinasi dengan Ketua RT/RW. 


Langkah-langkah yang harus dilakukan meliputi:
 * Pemetaan Kawasan Rawan Bencana
 * Penyiapan Jalur Evakuasi dan Lokasi Pengungsian Sementara
 * Penguatan Konstruksi Rumah, terutama atap, genteng, dan jendela agar tahan angin kencang.


Warga juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui kerja bakti rutin. 


"Kebersihan drainase sangat menentukan. Penyumbatan aliran air dapat memicu banjir saat curah hujan meningkat,” ujarnya. 


Masyarakat dilarang membuang sampah ke saluran air, sungai, atau laut, serta diminta memangkas ranting pohon yang rapuh.


Peringatan Khusus untuk Warga Lereng dan Pesisir
 * Warga di daerah lereng diminta waspada terhadap pergerakan tanah yang dapat memicu longsor.
 * Masyarakat pesisir diminta memperhatikan potensi pasang naik air laut yang menimbulkan banjir rob dan gelombang ekstrem.


Siapkan Tas Siaga dan Hubungi Layanan Darurat
Amsakar juga menekankan pentingnya menyiapkan Tas Siaga Bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, senter, dan makanan darurat.


Perangkat wilayah diminta aktif menyebarkan informasi perkiraan cuaca dan peringatan dini BMKG.


“Kami berharap warga tetap tenang namun tetap waspada. Bila terjadi kondisi darurat, segera hubungi layanan 112 yang dapat diakses tanpa pulsa,” pungkasnya.


Penerbitan surat edaran ini menjadi penekanan atas pentingnya kesiapsiagaan kolektif untuk meminimalkan risiko bencana dan menjamin keselamatan warga Batam di tengah dinamika cuaca ekstrem. (Adi) 


Redaktur : ZB



Share on Social Media