Nasional , News, Hukum & Kriminal
Riki | Selasa 03 Mar 2026 09:53 WIB | 599
Oknum pengemudi ojek menagih bayaran Rp 200.000 kepada warga. (Foto: TikTok/ @anothrvz)
Matakepri.com, Jakarta - Aksi oknum pengemudi beratribut ojek online (ojol) kembali mencoreng kenyamanan pengunjung kawasan Gelora Bung Karno. Seorang penonton konser mengaku digetok tarif Rp 200.000 untuk perjalanan hanya enam menit menuju Senayan Park. Kisah ini viral setelah diunggah akun TikTok @anothrvz, Senin (2/3/2026).
Korban, Pessyaa, membenarkan kejadian tersebut kepada Kompas. Ia mengatakan peristiwa terjadi usai menonton konser pada Minggu (1/3/2026), ketika kondisi tubuhnya sangat lelah dan ponselnya sulit mendapat sinyal.
Pessyaa mengaku sudah memastikan tarif kepada oknum pengemudi.
“Aku bilang Rp 20.000 berdua ya. Dia bilang oke,” ujar Pessyaa.
Namun, setelah motor melaju, pengemudi mulai mengelak dan menyebut tarif akan “disamakan dengan pengemudi lain”.
Sesampainya di Tujuan, Tagihan Melonjak Jadi Rp 200 Ribu
Ojek yang membawa temannya langsung mengeluarkan QRIS senilai Rp 200.000.
“Katanya biasa bawa penumpang ke Spark tarifnya segitu,” tambah Pessyaa.
Setelah adu mulut, ia terpaksa memberikan Rp 50.000 kepada pengemudi pertama. Pengemudi kedua tetap menagih, sehingga Pessyaa mendatangi sekuriti GBK. Namun sekuriti justru meminta ia “bayar saja karena tidak pesan lewat aplikasi”.
Pada akhirnya, ia memberikan Rp 25.000 ke pengemudi kedua melalui transfer. Total Rp 75.000 ia bayarkan dari tarif awal yang disepakati Rp 20.000.
Sementara itu Kepala Divisi Humas, Hukum dan Administrasi GBK, Asep Triyadi, memastikan pihaknya menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami akan menelusuri informasi itu dan menghubungi operator ojol agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Asep.
Ia juga akan memeriksa sekuriti yang bertugas. Jika terbukti mengabaikan laporan warga, pihak vendor akan diberi pembinaan dan sanksi. (Red)
Redaktur: ZB