Batam
Juliadi | Jumat 10 Apr 2026 15:54 WIB | 579
Kata sambutan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Jumat (10/4/2026). Foto : Adi
Matakepri.co.id, Batam -- Semangat pemberdayaan ekonomi kerakyatan mewarnai pembukaan Bazar PKK Kota Batam dalam rangka perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV tingkat Kota Batam, bertempat di Dataran Engku Putri, Jumat (10/4/2026).
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan, bahwa visi pembangunannya tidak melulu soal beton dan aspal.
Ia merinci tiga pilar utama pembangunan, menghadirkan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan masyarakat.
“Dalam konteks ini, UMKM harus didorong untuk naik kelas. Saya tidak ingin bazar ini hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Harus ada dampak nyata dan evaluasi berkala sejauh mana kegiatan ini berkontribusi pada ekonomi warga,” tegas Amsakar.
Ia juga menyoroti lima tantangan utama yang kerap menghambat UMKM, yakni, manajemen usaha yang belum tertata, keterbatasan modal.
Strategi pemasaran yang konvensional, kualitas kemasan (packaging) dan lambatnya adaptasi teknologi digital.
Ia juga bahwa pemerintah kini menyediakan bantuan modal usaha tanpa bunga hingga Rp20 juta, bantuan sosial bagi lansia, seragam sekolah gratis, hingga beasiswa bagi pelajar berprestasi.
Senada dengan Wali Kota, Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, mengajak seluruh pemangku kepentingan, terutama Camat dan Lurah, untuk menjadi garda terdepan dalam pembinaan UMKM di wilayah masing-masing.
“Dengan kerja sama dan pembinaan yang intens, kita optimis UMKM Batam tidak hanya jago kandang, tapi mampu bersaing di pasar global,” ujarnya. (Adi)
Redaktur : ZB