Batam
Juliadi | Jumat 24 Oct 2025 15:43 WIB | 1147
Ustaz Muhammad Yusuf, Kamis (23/10/2025). Foto : Humas LPKA Batam
Matakepri.com, Batam -- Ruang Ki Hajar Dewantara di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam selama hampir satu bulan dipenuhi lantunan ayat suyat suci Al-Qur’an yang indah. Hal ini berkat suksesnya penyelenggaraan Kelas Tilawah hasil kerja sama antara LPKA Batam dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, yang berlangsung dari 29 September hingga 23 Oktober 2025.
Kegiatan ini bukan hanya pelatihan teknis membaca, melainkan upaya mendalam untuk menyentuh dan membangun kembali spiritualitas anak-anak binaan.
Ustaz Muhammad Yusuf, pengajar dari Kemenag Kota Batam, secara khusus membekali anak-anak binaan dengan dua ilmu kunci: kaidah tajwid yang menjadi syarat mutlak kebenaran bacaan, dan seni tujuh maqam (nada) agar lantunan ayat terdengar lebih menyentuh hati.
"Kami menyaksikan sendiri bagaimana wajah-wajah anak-anak ini berubah ketika mereka mulai bisa melantunkan ayat dengan merdu," ungkap Kepala LPKA Batam, Faizal Gerhani Putra, Jumat (24/10/2025).
"Ada kedamaian yang terpancar. Itu adalah tanda bahwa pembinaan spiritual ini berhasil," tambahnya.
Menurutnya, proses pembelajaran berlangsung sangat personal dan interaktif. Anak binaan terlihat tenggelam dalam latihan, aktif mengajukan pertanyaan detail tentang tajwid, dan berlomba-lomba mempraktikkan nada terbaik mereka. Mereka menunjukkan antusiasme yang luar biasa untuk menguasai seni melantunkan ayat suci.
Sebagai penutup yang menegaskan capaian mereka, dilaksanakan sesi kuis komprehensif. Sesi ini tidak hanya menguji hafalan atau pengetahuan, tetapi kemampuan nyata anak binaan dalam melafalkan ayat Al-Qur’an secara lancar sesuai kaidah tajwid dan tujuh maqam yang telah diajarkan.
Melalui Kelas Tilawah ini, LPKA Kelas II Batam bersama Kemenag berharap dapat memberikan fondasi spiritual yang kuat bagi anak binaan. Kemampuan membaca Al-Qur’an yang berkualitas tinggi ini diharapkan menjadi bekal iman dan bekal ilmu agama yang akan membimbing mereka dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan bertakwa di masa depan. (Adi)
Redaktur : ZB