Batam, News, Kepri

Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura, 107 Kontainer Hanyut

Egi | Sabtu 06 Jun 2026 13:37 WIB | 361

KSOP Batam


Kontainer yang hanyut dievakuasi petugas (foto: KSOP Batam)


Matakepri.co.id Batam -  Kapal kargo berbendera Tanzania, Golden Star 1, dilaporkan tenggelam di perairan Selat Singapura, tepatnya di kawasan Vessel Traffic Information System (VTIS) East, Jumat (5/6/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan ratusan kontainer yang diangkut kapal terlepas dan hanyut di laut, sehingga berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran di jalur internasional tersebut.

Informasi yang diperoleh menyebutkan kapal dengan Gross Tonnage (GT) 1.479 itu sedang berlayar dari Singapura menuju Pasir Gudang, Malaysia, ketika mengalami musibah. Saat kejadian, kapal membawa sembilan anak buah kapal (ABK) yang seluruhnya merupakan warga negara Indonesia.

Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPPH) KSOP Khusus Batam, Yuzirwan Nasution, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan kapal sekitar pukul 21.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kapal patroli KN 376 milik KSOP Khusus Batam yang sedang bertugas di wilayah perairan sekitar langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dan melakukan evakuasi.

“Begitu informasi diterima, KN 376 yang sedang melaksanakan patroli laut langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan,” ujar Yuzirwan, Sabtu (6/6/2026).

Berdasarkan hasil investigasi awal, kapal diduga mengalami kebocoran serius pada bagian forepeak atau ruang haluan. Kebocoran tersebut berkembang dengan cepat hingga membuat kapal kehilangan daya apung dan akhirnya tenggelam dalam waktu singkat.

“Indikasi sementara terjadi kebocoran besar pada bagian depan kapal. Kondisi itu menyebabkan kapal karam dalam waktu kurang dari 15 menit,” jelasnya.

Akibat tenggelamnya Golden Star 1, sebanyak 107 kontainer yang berada di atas kapal terlepas dan hanyut di perairan Selat Singapura. Kondisi ini menjadi perhatian serius otoritas maritim karena kontainer yang hanyut dapat membahayakan keselamatan kapal-kapal yang melintas di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

KSOP Khusus Batam bersama sejumlah instansi terkait kini melakukan pemantauan serta koordinasi untuk penanganan kontainer yang hanyut guna meminimalkan risiko terhadap aktivitas navigasi di kawasan tersebut.

Meski kapal tidak dapat diselamatkan, seluruh ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Saat ini, otoritas pelayaran masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebocoran yang mengakibatkan Golden Star 1 tenggelam di perairan Selat Singapura.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media