Batam

Batam 196: Pesona Budaya dalam Harmoni

Juliadi | Minggu 21 Dec 2025 13:39 WIB | 873

Pemko Batam


Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Sabtu (20/12/2025). Foto : Adi


Matakepri.com, Batam -- Ribuan masyarakat tumpah ruah di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Sabtu (20/12/2025). Suasana semarak penuh warna menyelimuti jantung kota saat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara resmi melepas peserta Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Batam (HJB) ke-196.


Pawai ini bukan sekadar barisan defile biasa. Ribuan peserta dari berbagai elemen—mulai dari Forkopimda, OPD, organisasi kemasyarakatan, hingga paguyuban seni—tampil memukau dengan balutan pakaian adat dari seluruh penjuru nusantara. Kehadiran Amsakar dan Li Claudia yang juga mengenakan busana adat menambah kedekatan pemimpin dengan rakyatnya saat mereka menyapa langsung barisan peserta.


Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menekankan bahwa usia 196 tahun adalah bukti perjalanan panjang Batam sejak mandat diberikan kepada Raja Isa pada 18 Desember 1829.


"Peringatan ini bukan hanya soal usia, tapi tentang sejarah besar. Dari kawasan kecil hingga kini berdiri tegak sebagai pusat logistik nasional dan penggerak ekonomi Indonesia," ujar Amsakar dengan penuh semangat.


Mengangkat tema "Unggul dan Berdaya Saing", Amsakar menegaskan komitmen pemerintah untuk membawa Batam berkompetisi di kancah internasional. Ia menargetkan Batam berada di garda terdepan dalam penguasaan teknologi dan kemandirian ekonomi, selaras dengan kebijakan pusat.


Senada dengan visi tersebut, kehadiran Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra mempertegas soliditas kepemimpinan di Batam. Keduanya berkomitmen memastikan bahwa modernisasi infrastruktur di Batam tidak akan menggerus nilai-nilai adat.


"Batam harus mampu berperan dalam dinamika ekonomi global tanpa meninggalkan akar budaya Melayu sebagai jati diri daerah," tegas Amsakar.


Acara yang juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, ini ditutup dengan pesan hangat bagi seluruh warga. Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelaku usaha hingga pekerja, untuk tetap menjaga kondusivitas kota.


"Kota yang maju adalah kota yang dibangun bersama. Mari perkuat silaturahmi demi Batam yang semakin maju," pungkasnya. (Adi)


Redaktur : ZB



Share on Social Media