Batam, News

6.713 Jamaah Calon Haji asal Embarkasi Kepri Sudah Diberangkatkan

| Senin 14 Aug 2017 21:03 WIB | 756

Sejarah
Pembangunan


Ilustrasi


MATAKEPRI.COM, BATAM - Embarkasi Hang Nadim Batam sudah memberangkatkan 6.713 jamaah calon haji dari Provinsi Kepulauan Riau, Riau dan Kalimantan Barat, hingga Senin.

"Sampai hari ini Embarkasi Hang Nadim Batam sudah memberangkatkan 15 kelompok terbang," kata Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam, Subadi di Batam sebagaimana dilansir Antara.

Terakhir, sebanyak 449 jamaah calon haji Kloter 15 asal Kalimantan Barat yang diberangkatkan pada Minggu (13/8) malam.

Kloter 15 Embarkasi Batam masuk dalam gelombang II dan langsung berangkat menuju Madinah.

Jamaah calon haji Kloter 15 terdiri dari 307 orang Kabupaten Sambas 307 orang, 134 orang asal Pontianak 134 orang, 4 orang asal Kubu Raya 4 orang, seorang asal Sintang 1 orang, bersama lima orang petugas kloter.

Subadi menyebutkan, dua orang dari Kloter 15 terpaksa menunda keberangkatannya saat berada di daerah yaitu Agustri Bin Usman Reko "manifest" 020 asal Sambas karena sakit di daerah, dan Rif'ah Syech Burhanuddin manifest 021 asal Sambas yang merupakan pendamping Agustri Usman.

"Juga terdapat dua JCH yang tertunda keberangkatannya di Embarkasi Batam atas nama Mariah Sudan Gempul manifest 420 asal Pontianak karena sakit di embarkasi dan Toni Sulidan Bulidin manifest 419 yang merupakan pendamping jamaah yang sakit," tuturnya.

Untuk mengisi kursi kosong itu, PPIH memberangkatkan tiga calon haji kloter sebelumnya, yaitu Sutarno Sukarmin Karsodikromo asal Kota Pontianak dari Kloter 14, Waginem Samijo Sandiredjo asal Kota Pontianak dari Kloter 14 dan Aminah Muhammad Jamil dari Kloter 13 asal Sintang.

Subadi mengingatkan jamaah gelombang II untuk mengambil miqot di Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan melaksanakanmandi sunat ihram di Asrama Haji Batam.

"Ketika tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah hanya mengganti pakaian dengan pakaian ihram, kemudian shalat sunnat ihram dan niat dipandu oleh petugas Kloter, Ketua Rombongan dan Ketua Regu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Syahrul Yadi mengingatkan Jamaah Calon Haji untuk senantiasa membekali diri dengan sikat besi, akronim dari syukur, iman, konaah, amanah, tawakal dan bersahaja, empati, sabar serta ikhlas.

"Ibadah haji hakekatnya menapaktilasi perjalanan para nabi. Dalam perjalanan ini, kita dalam rombongan dengan jamaah yang beragam. Ada yang tua dan banyak pula yang tua dan renta. Diperlukan sikap empati untuk dapat saling tolong menolong dalam kelompok itu," imbuhnya.(*)