Batam, News, Kepri

Ikamba Batam Bagikan 438 Paket Sembako Kepada Warga dan Panti Asuhan

Egi | Selasa 02 Mar 2021 22:18 WIB | 187



Ikamba Batam (ist)


MATAKEPRI. COM BATAM -- Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka (Ikamba) Kota Batam menggelar bakti sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada warga yang kurang mampu serta enam panti asuhan di Batam. 


Ketua panitia acara Mr. Ong mengatakan, Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Imlek 2572. Yang mana sebanyak 438 sembako dibagikan kepada warga kurang mampu yang berada di enam panti asuhan di Kota Batam. Tujuannya adalah selain merayakan hari besar Imlek, kegiatan ini juga sebagai bentuk kehadiran Ikamba Batam untuk berbagi bersama.


"Ini bentuk kehadiran kita, khususnya bagi saudara kita yang kurang mampu. Semoga dengan bantuan ini sedikit bisa membantu saudara kita," ungkap Mr. Ong, Senin (1/3/2021) sore.


Sementara itu Bendahara Ikamba Batam, Rince Meiyi menambahkan, adapun panti asuhan yang dikunjungi seperti Panti Samaria Fao Kasih Bandara mas, Panti Al Aqsho Bengkong, Panti Orang Gila Talitakum kampung Bagan Tanjung Piayu, Panti Jompo Puri Kebajikan Windsor, Panti Asuhan An Nur Dapur 12 dan Panti Asuhan anak yatim terlantar Nongsa serta dua paguyuban dari Bangka.


"Lewat momen Imlek ini kita bersatu membantu saudara kita. Semakin banyak berbuat tentu akan semakin banyak juga saudara kita yang sejahtera," Ujar Rince Meiyi.


Ikamba sendiri lanjutnya, tidak ada membeda-bedakan suku, ras dan agama. Semua menjadi satu dibawah kebhinnekaan tunggal ika. 


Lanjutnya, kegiatan sosial ini tak hanya di momen Imlek saja, melainkan di seluruh hari besar agama, hari besar negara dan hari besar lain akan diadakan bansos.


"Ke depan di bulan Ramadan kita juga akan bagi takjil dan bersih-bersih masjid. Kegiatan ini akan menjadi kalender tahunan kami di Ikamba Kota Batam," tambah Meiyi.


Ketua Ikamba Batam Jupri mengatakan, bansos ini merupakan rangkaian kegiatan dalam merayakan Imlek dan Cap Go Meh. Ikamba Kota Batam sendiri memiliki anggota lebih dari 7.000 orang. 


"Ikamba unik, seperti ada saudara kita yang sakit, baik itu masyarakat Melayu atau Tionghoa akan berkumpul bersama, tanpa membeda-bedakan suku, rasa dan agama, dan ini yang selalu kita jaga," ujar Jupri.


Penasehat Ikamba Batam Djohar Arif mengatakan, dengan adanya kegiatan sosial ini semakin memperkuat rasa persaudaraan, semakin memiliki rasa cinta kepada daerah Batam dan Kepri. Seperti peribahasa dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.


"Bukan hanya sekedar bantuan, tapi bagaimana sentuhan kasih kepada saudara kita. Harapan saya sebagai pembina warga Bangka untuk jangan pernah bosan dan berhenti berbuat baik untuk kemanusian dan persaudaraan karena ini sebagai wujud dari kebersamaan kita," kata Djohar.


Kepada seluruh masyarakat Ikamba Batam, ia berpesan untuk selalu berbaur bersama warga Batam dan Kepri, saling merangkul saling memberikan dukungan, serta saling membantu masyarakat yang kurang mampu.


"Selama ini kita banyak juga paguyuban sudah berbuat, namun apa salahnya kami juga mengambil bagian peduli dalam hal ini," pungkasnya. (**) 



Berita Terkait

Tidak ada berita terkait