Batam, News, Kepri

Mahalnya Harga Tiket Pesawat di Indonesia, Warga Kepri Pilih Transit di Malaysia

Egi | Senin 15 Apr 2024 21:25 WIB | 233

Bandara/Pelabuhan
Idul Fitri


Suasana di Pelabuhan Internasional Batam Center H+5 Lebaran Idul Fitri (foto:Egi)


Matakepri.com Batam – Masyarakat Kepulauan Riau masih banyak menjadikan negara Singapura dan negara Malaysia sebagai tempat transit untuk bepergian ke daerah lain di Indonesia. Hal ini disebabkan, karena mahalnya harga tiket maskapai penerbangan di Indonesia, Senin (15/04/2024).


Hal tersebut terlihat dengan ramainya warga Indonesia yang berangkat ke luar negeri melalui jalur transportasi laut di Pelabuhan Internasional Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau.


Kepala Bagian Operasional Pelabuhan Internasional Batam Center, Armayadi mengatakan, pada H+5 Lebaran Idul Fitri tahun 2024 ini, untuk arus balik mudik di Pelabuhan International Batam Center tidak cukup tinggi, karena masyarakat Kepri banyak yang berpergian ke negara Singapura dan Malaysia sebagai tempat transit.


“Tidak sama hal nya dengan Pelabuhan lainnya, yang mana banyaknya masyarakat pulang ke Kepri setelah berlebaran di Kampung Halamannya. Sementara di Pelabuhan Ferry Batam Center, terlihat banyaknya masyarakat di Kepri pergi ke Singapura dan Malaysia untuk menggunakan maskapai penerbangan disana, dan dilanjutkan penerbangan ke tiap-tiap Kota di Indonesia,” kata Armayadi.


Hal itu dilakukan, karena saat ini harga tiket pesawat di Indonesia cukup mahal, sehingga masyarakat Indonesia yang memiliki passport memilih untuk pergi ke berbagai Kota di Indonesia melalui kedua negara tersebut.


“Saat ini harga tiket pesawat di Indonesia yang kita ketahui masih cukup mahal dari pada harga tiket pesawat negara Singapura atau Malaysia, dengan tujuan penerbangan ke berbagai Kota di Indonesia,” ungkapnya. 


Armayadi menambahkan, untuk peningkatan jumlah penumpang hanya terjadi pada Sabtu dan Minggu kemarin. Itupun merupakan penumpang Internasional, seperti dari negara Singapura dan Malaysia yang usai berliburan di Kota Batam.


“Selain penumpang International yang pulang ke negara asal mereka, sebaliknya, masyarakat Kepri juga banyak yang balik usai berliburan Idul Fitri di negara Singapura maupun Malaysia. Tercatat, perharinya bisa mencapai hingga 5000an penumpang melalui Pelabuhan Internasional Batam Center,”pungkasnya (Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media