Batam

RSKI Galang Kembali Diaktifkan, Presiden Prabowo Akan Rawat 2000 Warga Gaza

Riki | Kamis 07 Aug 2025 22:22 WIB | 857

Bakti Sosial/Bantuan Sosial


RSKI Galang kembali diaktifkan. (Foto:ist)


Matakepri.co.id Batam - Pemerintah Indonesia berencana memberikan pengobatan bagi sekitar 2.000 warga Gaza yang menderita luka akibat konflik berkepanjangan dengan Israel. Layanan medis itu akan berpusat di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.


Lokasi yang akan dijadikan tempat pengobatan warga Gaza, sebelumnya pernah berperan penting dalam penanganan pandemi Covid-19.


Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengatakan, Presiden memberikan arahan agar Indonesia memberikan bantuan pengobatan untuk sekitar 2.000 warga Gaza. Mereka yang luka-luka karena bom, reruntuhan dan sebagainya.


"Presiden menunjuk Pulau Galang sebagai lokasi ideal untuk menangani korban luka dari Gaza. Pulau ini memiliki fasilitas kesehatan lengkap, termasuk rumah sakit dan akomodasi pendamping pasien," kata Hasan.


Pulau Galang dipilih karena letaknya terpisah dari pemukiman padat penduduk, sehingga cocok untuk menjalankan misi medis berskala besar tanpa mengganggu aktivitas warga lokal.


Presiden Prabowo sebelumnya menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi warga sipil Gaza, terutama mereka yang mengalami luka berat, anak-anak yatim piatu, dan para korban trauma psikologis akibat agresi militer Israel.


"Kami siap kirim pesawat untuk mengangkut mereka. Sekitar 1.000 orang akan kami terima dalam gelombang pertama,” ujar Prabowo sebelum berangkat ke Uni Emirat Arab pada Rabu, 9 April lalu.


Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Iman Sutiawan mengungkapkan, bahwa 2.000 warga Gaza yang akan ditempatkan di Pulau Galang, hanya untuk menjalani pengobatan. Setelah pulih, mereka akan dikembalikan ke tanah airnya.


Penegasan ini disampaikan Iman menanggapi pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, yang sebelumnya mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto akan menampung warga Gaza korban perang di Pulau Galang.


Itu untuk pengobatan. Setelah sembuh akan dikembalikan. Intinya, kami pemerintah daerah mendukung penuh selama itu untuk kemanusiaan," kata Iman, Kamis (7/8/2025).


Ia menjelaskan, para korban akan dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, yang sebelumnya digunakan untuk penanganan COVID-19. 


“Hunian sementara korban dari Gaza dan masyarakat yang tinggal di Galang tidak disatukan," ungkapnya.


Pemerintah menyiapkan fasilitas medis dan hunian sementara bagi warga Gaza yang terluka, termasuk keluarga pendamping mereka. (Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media