Nasional

Veda-Ramadhipa Ukir Sejarah, Bawa Indonesia ke Puncak Balap Eropa

Juliadi | Kamis 27 Nov 2025 15:36 WIB | 1353

Capella
TNI/Polri


Foto : Ist


Matakepri.com, Jakarta -- Dua pembalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa, menutup musim balap internasional 2025 dengan gemilang. Mereka berhasil menempatkan Indonesia di level tertinggi kancah balap Eropa melalui torehan rekor dan kemenangan spektakuler di ajang FIM JuniorGP dan European Talent Cup (ETC).


Veda Ega Pratama mengakhiri musim perdananya di FIM JuniorGP dengan menempati posisi ke-10 klasemen akhir, mengumpulkan total 70 poin.

 * Pencapaian bersejarah: Veda mencetak rekor baru bagi Astra Honda Racing Team dengan meraih enam finish Top 10 secara beruntun, sebuah konsistensi yang belum pernah dicapai pembalap Indonesia di ajang ini.
 * Pembalap asal Yogyakarta ini menunjukkan peningkatan signifikan, termasuk dua kali start dari baris kedua (second row) grid dan tampil kuat hingga putaran pamungkas di Valencia.
 * Musim 2025 menjadi bekal penting bagi Veda, yang tahun depan akan melangkah ke level yang lebih tinggi: Moto3 World Championship bersama Honda Team Asia.


"Saya harus belajar lebih lagi tentang set up motor dan perlu meningkatkan gaya balap. Terima kasih kepada Astra Honda atas kepercayaan, dukungan, dan semua perjalanan yang sudah kami hadapi," ujar Veda, siap menghadapi tantangan global berikutnya.


Ramadhipa: Kemenangan Spektakuler di European Talent Cup

Muhammad Kiandra Ramadhipa (15) tampil mencuri perhatian di European Talent Cup (ETC) dan mengakhiri musim di posisi ke-5 klasemen akhir dengan total 129 poin.
 * Kemenangan Perdana: Ramadhipa mencetak sejarah dengan memenangi Race 1 seri Prancis di Sirkuit Magny-Cours, sekaligus menjadi kemenangan perdana Kiandra dan Astra Honda di ETC, yang mengumandangkan lagu Indonesia Raya.
 * Puncak Dramatis: Performa terbaiknya terjadi di seri Barcelona, ketika ia mencetak kemenangan spektakuler setelah memulai balapan dari posisi ke-24. Kemenangan ini menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang berdiri di podium utama ajang ETC.
 * Ramadhipa juga konsisten bertarung di posisi tujuh besar, termasuk podium pada balapan pertama di Portugal.


"Kemenangan di Barcelona menjadi momen tak terlupakan," kata Rama.


Meski terjatuh di balapan pamungkas Valencia, ia bersyukur atas pelajaran dan pengalaman luar biasa musim ini.


General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi tinggi perjuangan kedua pembalap ini sebagai bukti keberhasilan pembinaan balap berjenjang Astra Honda.


"Mereka membuktikan bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing di level internasional. Pencapaian mereka tak luput dari hasil kerja keras, disiplin, dan dukungan tanpa henti dari seluruh masyarakat Indonesia," tegas Andy, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (27/11/2025). 


Capaian Veda dan Ramadhipa di Eropa menegaskan komitmen AHM untuk mencetak generasi pembalap berprestasi internasional. Dengan semangat Satu Hati Indonesia Juara, jalan bagi talenta muda Indonesia untuk berkibar di lintasan global terus terbuka lebar. (Adi) 


Redaktur : ZB



Share on Social Media