Batam
Juliadi | Senin 26 Jan 2026 19:49 WIB | 846
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Senin (26/1/2026). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Masa depan wilayah pesisir (hinterland) menjadi prioritas utama dalam peta pembangunan Kota Batam tahun 2026. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Kecamatan Bulang tidak boleh hanya menjadi saksi kemajuan kota, melainkan harus menjadi bagian utama dari pertumbuhan tersebut.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bulang yang digelar di Kelong Seafood Mangrove Restaurant, Senin (26/1/2026), Amsakar membawa kabar gembira terkait pendidikan, konektivitas antarpulau, hingga kemandirian energi.
Amsakar menekankan bahwa senjata utama warga Bulang untuk bersaing adalah pendidikan. Ia mendorong para orang tua agar tidak ragu menyekolahkan anak-anak mereka hingga ke jenjang tertinggi.
"Untuk menang dalam kehidupan, kuncinya adalah pendidikan. Saya tidak ingin masyarakat kita hanya menjadi penonton di daerah sendiri karena kalah bersaing," tegas Amsakar.
Sebagai langkah nyata, Pemko Batam terus menggulirkan program seragam sekolah gratis hingga beasiswa kuliah ke PTN bagi anak-anak hinterland yang berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi.
Sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo, Amsakar memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di kawasan Rempang. Sekolah ini akan mengusung konsep asrama (boarding school) sehingga siswa dari pulau-pulau sekitar bisa belajar dengan fokus tanpa kendala jarak dan biaya.
Ia juga telah menginstruksikan Dinas Bina Marga untuk melakukan studi kelayakan pembangunan jembatan antarpulau. Namun, ia mewanti-wanti agar pembangunan tidak merugikan ekosistem lokal.
"Fokus kami adalah menyelesaikan persoalan dasar seperti air bersih, banjir, dan sampah. Jika ini beres, Batam akan tumbuh jauh lebih maju," pungkasnya. (Adi)
Redaktur : ZB