Batam
Juliadi | Selasa 17 Feb 2026 13:44 WIB | 758
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama pengurus PGLII, Senin (16/2/2026). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya peran tokoh agama sebagai pilar stabilitas sosial dalam masyarakat yang majemuk. Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sekaligus melantik pengurus Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injil Indonesia (PGLII) di Golden Prawn, Senin (16/2/2026).
Amsakar secara resmi melantik jajaran pengurus baru dan menitipkan pesan mendalam mengenai harmoni di "Kota Teh Obeng" ini.
Amsakar menegaskan bahwa organisasi seperti PGLII memiliki posisi strategis dalam menjaga kerukunan di Batam yang kaya akan latar belakang suku dan budaya.
Menurutnya, persatuan adalah modal utama pembangunan daerah.
“Selamat atas dilantiknya kepengurusan yang baru. Semoga PGLII semakin berkontribusi dalam membangun harmonisasi antarjemaat serta memperkuat pembinaan umat,” ujar Amsakar.
Tak hanya soal spiritualitas, Wali Kota juga memberikan masukan praktis terkait manajerial organisasi. Ia mengingatkan pengurus agar Rakerwil ini menghasilkan program yang konkret dan realistis.
Dampak Nyata: Fokus pada kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan oleh jemaat dan masyarakat luas.
Kolaborasi: Memperluas jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan demi kemajuan kota.
Satu pesan yang mencuri perhatian adalah ajakan Amsakar agar para tokoh agama menjadi "penyejuk" di tengah masyarakat.
Ia menekankan pentingnya gaya komunikasi yang merangkul.
“Kita yang bergerak di ranah spiritual harus menghadirkan kesejukan dalam artian mengajak, bukan mengejek. Dengan begitu, Batam akan terus menjadi kota yang harmonis dan damai,” tegasnya. (Adi)
Redaktur : ZB