Batam, News, Kepri

Diduga Rem Blong, Bus Pengangkut Jemaat Doa Bersama Terbalik di Pantai Melur

Egi | Sabtu 20 Jun 2026 14:38 WIB | 96

Polres/Ta dan Polsek
Satlantas
Lalu Lintas


Polisi dan warga bantu evakuasi korban terjepit (foto: Satlantas Polresta Barelang)


Matakepri.co.id Batam - Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan jemaat gereja mengalami kecelakaan tunggal di kawasan menuju Pantai Melur, Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (20/6/2026) sekira pukul 10.15 WIB.

Bus merk Hino dengan nomor polisi BP 7159 EY, yang membawa lebih dari 30 penumpang itu diketahui hendak menuju Pantai Melur untuk mengikuti kegiatan doa bersama. Namun nahas, kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong saat memasuki kawasan wisata tersebut.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan personel yang berjaga di pintu gerbang Pantai Melur, bus mengalami gagal pengereman saat melaju dari jalur utama menuju lokasi wisata.

"Dari keterangan saksi dan petugas yang berjaga di pintu masuk Pantai Melur, bus diduga mengalami rem blong atau gagal pengereman," ujar Afiditya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, bus yang semula melaju menuju Pantai Melur hendak berbelok ke arah kanan. Namun karena rem tidak berfungsi, kendaraan terus melaju lurus. Sopir kemudian berupaya mengendalikan laju kendaraan dengan membanting setir hingga akhirnya bus terguling di lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang sempat terjepit di dalam badan bus dan harus dievakuasi oleh petugas bersama warga sekitar.

Seluruh korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Awalnya para korban dibawa ke Puskesmas Rempang Cate untuk mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Embung Fatimah dan Rumah Sakit Graha Hermina Batam.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban yang mengalami luka-luka maupun korban selamat dalam peristiwa tersebut. Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kerusakan pada sistem pengereman bus.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar kawasan Pantai Melur. Arus lalu lintas di lokasi kejadian juga sempat mengalami gangguan saat proses evakuasi berlangsung.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media