Batam, News, Kepri
Egi | Rabu 08 Jul 2026 09:30 WIB | 60
Nelayan Bintan yang terombang-ambing di tengah laut (foto: Basarnas)
Matakepri.co.id Batam - Seorang nelayan asal Bintan Utara yang sempat dilaporkan hanyut dan hilang kontak saat melaut untuk memancing akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan, Selasa (7/7/2026).
Korban diketahui bernama Septua Gesman Daeli (51), warga Bintan Utara. Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang menerima informasi dari KPLP Tanjung Uban terkait adanya nelayan yang mengalami keadaan darurat di perairan Bintan Utara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat memancing seorang diri pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Namun saat berada di tengah laut, kapal yang digunakannya mengalami mati mesin sehingga tidak dapat dikendalikan dengan baik dan terbawa arus laut.
Istri korban yang terus berupaya berkomunikasi dengan suaminya akhirnya menerima kabar pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 11.15 WIB. Saat itu korban sempat menginformasikan posisi terakhir serta kondisi kapal yang mengalami kerusakan mesin.
Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah unsur terkait, di antaranya KPLP Tanjung Uban dan KN 547 Tanjung Uban untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Sekitar pukul 13.05 WIB, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tanjung Uban yang berjumlah empat personel bersama dua personel Polairud Polres Bintan bergerak menuju lokasi menggunakan RIB 04 Tanjung Uban.
Dalam operasi pencarian tersebut, tiga armada SAR dikerahkan, yakni RIB 04 Unit Siaga SAR Tanjung Uban, KN 547 KPLP Tanjung Uban, serta speedboat Pos TNI AL Mentigi. Tim SAR Gabungan kemudian menyisir lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan korban.
Upaya pencarian membuahkan hasil. Pada pukul 14.00 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju Dermaga PLP Tanjung Uban untuk mendapatkan penanganan awal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Keberhasilan operasi ini menjadi bukti sinergi yang baik antara Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang bersama unsur SAR lainnya dalam memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat di wilayah perairan Kepulauan Riau.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing.(Egi)
Redaktur: ZB