Batam, News, Hukum & Kriminal, Kepri
Egi | Sabtu 26 Sep 2026 21:09 WIB | 66
Para pelaku pencurian kompresor AC (foto: ist)
Matakepri.co.id Batam - Polsek Lubuk Baja mengungkap kasus pencurian kompresor air conditioner (AC) outdoor yang menyasar sejumlah ruko kosong di kawasan Kelurahan Lubuk Baja Kota, Batam. Dari enam orang yang diamankan, dua di antaranya telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolsek Lubuk Baja AKP Cindo Kottama mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal saat petugas menemukan enam orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sedang tertidur di belakang deretan ruko kosong di wilayah tersebut.
Menurutnya, keenam orang tersebut diketahui tidak memiliki tempat tinggal tetap dan diduga melakukan pencurian karena alasan ekonomi.
"Diduga mereka melakukan pencurian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Saat diamankan, mereka ditemukan sedang tidur bersama di belakang ruko karena tidak memiliki tempat tinggal," ujar AKP Cindo Kottama, Kamis (24/9/2026).
Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang dilakukan penyidik, polisi baru menetapkan dua orang sebagai tersangka. Sementara empat orang lainnya belum dapat diproses lebih lanjut karena keterbatasan alat bukti dan belum adanya laporan resmi dari korban.
"Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan serta pemeriksaan saksi-saksi, dua orang resmi kami tahan dan tetapkan sebagai tersangka. Sedangkan empat lainnya belum dapat kami jerat karena belum ada dasar laporan polisi yang berkaitan dengan mereka," jelasnya.
AKP Cindo mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya baru menerima dua laporan polisi dari pemilik ruko yang kehilangan kompresor AC maupun barang lainnya.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat, khususnya pemilik ruko kosong yang merasa menjadi korban pencurian, agar segera melapor ke kepolisian guna membantu proses pengembangan kasus.
Selain penindakan hukum, Polsek Lubuk Baja juga telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan, RT dan RW setempat untuk meningkatkan pengawasan lingkungan serta mendata pemilik bangunan yang tidak ditempati.
Di sisi lain, polisi kini juga memburu penadah yang diduga menampung kompresor AC hasil curian tersebut.
"Identitas penadah sudah kami kantongi dan lokasi keberadaannya juga sudah kami ketahui. Tim sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan dalam waktu dekat akan dilakukan tindakan hukum terhadap yang bersangkutan," tegas AKP Cindo.
Polisi memastikan penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan penadah maupun aksi pencurian serupa di wilayah Lubuk Baja.(Egi)
Redaktur: ZB