Bintan, News

Kapal Nelayan Kecelakaan di Laut Bintan, 13 ABK Selamat, Satu Hilang

Egi | Sabtu 31 Oct 2026 18:58 WIB | 54



Tampak kapal nelayan yang alami tabrakan di laut Bintan ( foto: Basarnas)


Matakepri.co.id Bintan - Kecelakaan laut terjadi di perairan utara Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (30/10/2026) dini hari. Insiden yang melibatkan kapal penangkap ikan KM Kawal Jaya 9 tersebut menyebabkan satu orang anak buah kapal (ABK) hilang setelah dilaporkan melompat ke laut saat terjadi tubrukan.

Korban diketahui bernama Dinar (51), warga Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan. Sementara 13 awak kapal lainnya berhasil selamat dari insiden tersebut.

Informasi kecelakaan laut itu diterima Com Center Kantor SAR Tanjungpinang sekitar pukul 04.23 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR kemudian melakukan persiapan untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban.

KM Kawal Jaya 9 bersama 13 awak kapal yang selamat berhasil dievakuasi dan ditarik menuju Pelabuhan Kawal. Kapal tersebut dilaporkan tiba dan merapat di pelabuhan sekitar pukul 09.03 WIB.

Tim Rescue Kantor SAR Tanjungpinang kemudian diberangkatkan pada pukul 18.05 WIB dengan kekuatan lima personel menuju Pelabuhan Kawal. Setibanya di lokasi, tim melakukan koordinasi awal dengan para awak kapal yang selamat untuk mengumpulkan informasi terkait kronologi kejadian dan posisi terakhir korban sebelum hilang.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor SAR Tanjungpinang, USS Uban, PLP Tanjung Uban, Polair Kepri, Pos AL Berakit, serta masyarakat nelayan setempat.

Penyisiran difokuskan di sekitar lokasi kejadian yang berjarak sekitar 46 mil laut (NM) dari pos penyiagaan. Untuk mendukung operasi tersebut, petugas mengerahkan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Tanjung Uban beserta kendaraan penyelamat dan sejumlah peralatan navigasi, medis, serta evakuasi.

Hingga informasi ini disampaikan, tim SAR gabungan masih mengoptimalkan upaya pencarian untuk menemukan Dinar.

Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur yang terlibat guna menemukan korban yang dilaporkan hilang dalam kecelakaan laut tersebut.(Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait