Batam
Juliadi | Kamis 11 Sep 2025 01:27 WIB | 865
Matakepri.com, Batam -- Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Batam bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepulauan Riau menggelar kegiatan Rehabilitasi Pemasyarakatan yang diikuti oleh 13 Anak Binaan. Program ini bertujuan untuk memberikan bekal pemulihan dan kesadaran diri agar mereka tidak kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan diawali dengan tes urin narkoba di Klinik LPKA Batam, yang hasilnya menyatakan seluruh peserta negatif. Hal ini menjadi fondasi positif sebelum memasuki tahapan rehabilitasi. Acara kemudian berlanjut di Aula Soekarno, di mana dr. Arnina hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan seminar tentang pemulihan adiksi.
Kepala LPKA Batam, Faizal Gerhani Putra, menyambut baik program ini.
Ia menyampaikan apresiasi kepada BNN Kepulauan Riau dan menekankan pentingnya rehabilitasi sebagai langkah preventif dan strategis.
"Kerja sama ini adalah upaya konkret kita dalam memberikan harapan baru bagi Anak Binaan. Kami tidak hanya membina mereka, tetapi juga memastikan mereka memiliki kesadaran penuh untuk menjauhi narkoba di masa depan," ujar Faizal.
Selain seminar, para peserta juga mengikuti serangkaian tahapan penting, termasuk pengisian informed consent dan skrining WHO Quality of Life, yang membantu tim medis memetakan kondisi psikologis mereka. Sebagai tindak lanjut, tugas individu dan kelompok diberikan untuk memperkuat proses pemulihan dan menumbuhkan kesadaran diri.
Selama seluruh kegiatan, tenaga kesehatan LPKA Batam, perawat Diah Wisda dan Dinda Irlanza, turut mengawasi secara ketat.
Program rehabilitasi ini diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi fisik dan mental Anak Binaan, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi mereka saat kembali ke masyarakat. (Adi)
Redaktur : ZB