Batam, Pendidikan
Sekretaris Dirjen Sains dan Teknologi Beri Wejangan Etika Ilmiah di Uniba
Juliadi |
Jumat 31 Oct 2025 15:58 WIB
|
1289
Perguruan Tinggi/Sekolah
Pendidikan
Kuliah umum Uniba, Jumat (31/10/2025). Foto : Ist
Matakepri.com, Batam -- Universitas Batam (Uniba) menggelar Kuliah Umum yang memperkuat peran strategis dosen dalam menjaga kualitas dan etika publikasi ilmiah, dengan menghadirkan Sekretaris Direktorat Jenderal Sains & Teknologi, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU, aacara ini menjadi ajang penting untuk menajamkan integritas akademik di lingkungan kampus, bertempat di Rumengan Hall, Jumat (31/10/2025).
Kuliah umum ini dibuka oleh Rektor Uniba, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU., ASEAN., Eng.
Samsul menekankan perlunya kolaborasi riset yang didasari integritas, bertujuan untuk "meningkatkan literasi sains dan menghasilkan karya ilmiah berkualitas" di tengah kemajuan Era 5.0.
Pertemuan di era zaman 5.0 ini diharapkan dapat membahas dan menjangkau bagaimana prinsip-prinsip etika dan kejujuran dalam penelitian harus dijaga di tengah pesatnya kemajuan teknologi.
Sementara itu, Dr. M. Samsuri menyoroti bahwa profesi dosen unik, yakni pendidik profesional sekaligus ilmuwan (sesuai UU No. 12 Tahun 2012). Oleh karena itu, integritas publikasi adalah harga mati.
Dr. Samsuri memaparkan enam jenis penyimpangan karya ilmiah yang wajib dihindari, termasuk:
1. Fabrikasi (membuat data palsu)
2. Falsifikasi (mengubah data)
3. Plagiat (menjiplak)
4. Kepengarangan Tidak Sah
5. Konflik Kepentingan
6. Publikasi Berulang (Jamak)
"Saya menaruh perhatian serius agar hal ini terus-menerus disampaikan dalam setiap kesempatan berkunjung ke kampus di Indonesia, agar menjaga integritas akademik terkait publikasi dan pengelolaan jurnal ilmiah," tegas Dr. Samsuri.
Ia menutup pemaparannya dengan pesan kunci bagi dosen yang ingin mencapai gelar tertinggi (Guru Besar): Kejujuran adalah prinsip utama.
"Pastikan dalam setiap melakukan penelitian mencari data yang diperoleh benar dan jujur, karena riset itu harus berdasarkan fakta," tutupnya. (Adi)
Redaktur : ZB
Share on Social Media