Batam
LPKA Batam Akselerasi Hak Integrasi Anak Binaan
Juliadi |
Senin 03 Nov 2025 22:18 WIB
|
949
Lapas/Rutan/LPKA/LPP
Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan, Jumat (31/10/2025). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Setelah menjalani masa pembinaan, anak-anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam kini selangkah lebih dekat dengan keluarga. LPKA Batam, bekerja sama erat dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Batam, sukses menyelenggarakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Aula Soekarno, Jumat (31/10/2025).
Sidang TPP ini dilaksanakan sebagai bagian integral untuk memenuhi hak integrasi anak, yang berlandaskan prinsip keadilan restoratif. Sebanyak lima orang anak binaan hadir didampingi oleh orang tua atau wali mereka.
Jalan Menuju Integrasi: Asesmen dan Pendampingan
Fokus utama sidang adalah membahas dan menetapkan kelayakan pemberian hak integrasi, seperti Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), atau Cuti Menjelang Bebas (CMB). Keputusan ini diambil setelah anak binaan dipastikan memenuhi semua persyaratan administrasi dan substansi.
Melalui proses pendampingan dan penilaian perilaku yang cermat selama masa pembinaan, Bapas menyajikan hasil asesmen komprehensif. Hasil penilaian ini menjadi landasan kuat bagi tim TPP untuk mengambil keputusan, memastikan bahwa anak binaan yang kembali ke masyarakat telah siap dan berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan.
Keluarga Sebagai Kunci Keberhasilan
Keterlibatan orang tua dan wali dalam sidang TPP ini merupakan langkah strategis. Selain memberikan dukungan emosional, sesi ini dimanfaatkan untuk memberikan edukasi dan pemahaman mendalam mengenai hal-hal yang wajib dipatuhi selama masa integrasi di luar LPKA.
"Kami menyadari bahwa keluarga adalah pilar utama keberhasilan reintegrasi sosial anak. Dengan pemahaman yang tepat, proses kembali ke masyarakat diharapkan berjalan lancar dan berkelanjutan," tegas Kepala LPKA Batam, Faizal Gerhani Putra.
Sebagai tambahan, sidang TPP juga membahas penugasan tanggung jawab sosial, yakni memberikan penugasan piket kebersihan kepada dua anak binaan. Program ini bertujuan menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab di lingkungan mereka.
Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas II Batam membuktikan komitmennya untuk tidak hanya menghukum, tetapi juga memulihkan dan mereintegrasi anak binaan dengan cara yang paling manusiawi dan suportif. (Adi)
Redaktur : ZB
Share on Social Media