Batam
Juliadi | Senin 10 Nov 2025 14:00 WIB | 610
Upcara peringatan hari pahlawan, Senin (10/11/2025). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Pemerintah Kota (Pemko) menggelar upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung di Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV, Senin (10/11/2025).
Upacara yang mengusung tema "Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan" ini dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di dermaga pelabuhan khusus Mako Koderal IV, sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada para pahlawan bangsa yang gugur.
Amsakar mengajak seluruh warga Batam untuk meneladani semangat juang pahlawan dan terus bergerak maju mengisi kemerdekaan.
Ia menekankan bahwa tema tahun ini relevan untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045.
"Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini," ujar Amsakar.
Ia menegaskan bahwa kemerdekaan diraih dengan pengorbanan yang luar biasa, lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pejuang.
"Dari Surabaya hingga Banda Aceh, para pahlawan berjuang bukan untuk diri mereka sendiri, tetapi untuk masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal," tambahnya.
Amsakar Achmad menggarisbawahi tiga nilai utama yang patut diteladani dari para pahlawan:
1. Kesabaran
2. Semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya
3. Pandangan jauh ke depan
Menurutnya, nilai-nilai tersebut adalah modal penting bagi generasi masa kini.
"Perjuangan masa kini tidak lagi menggunakan bambu runcing, tetapi dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian," tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Batam untuk menyambung estafet perjuangan dengan semangat yang sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.
"Mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus, sebagaimana mereka telah memberikan segalanya untuk Indonesia," tutup Amsakar. (Adi)
Redaktur : ZB