Batam
Juliadi | Kamis 20 Nov 2025 21:07 WIB | 1064
Sekda Kota Batam, Firmansyah, Kamis (20/11/2025). Foto : Adi
Matakepri.com, Batam -- Upaya menciptakan tenaga kerja terampil dan peluang usaha mandiri di Kota Batam semakin gencar. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam berkolaborasi dengan LPK Moradex Energi Persada menyelenggarakan Pelatihan Juru Las dan Kewirausahaan Tingkat Kota Batam Tahun 2025.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, di LPK Moradex Energi Persada, Sekupang, Kamis (20/11/2025).
Pelatihan yang berlangsung selama enam hari ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Batam. Anggaran sebesar Rp278 juta ditanggung sepenuhnya oleh Baznas Kota Batam.
Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi arahan Wali Kota agar distribusi zakat tidak hanya bersifat konsumtif.
"Minimal 40 persen anggaran diarahkan untuk produktivitas dan peningkatan keahlian mustahik (penerima zakat). Sebanyak 50 peserta direkomendasikan oleh 15 UPZ masjid di Batam," jelas Habib Soleh.
Sekda Kota Batam, Firmansyah memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi Baznas yang baru pertama kali mengadakan pelatihan welder (juru las).
"Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya menyampaikan terima kasih kepada Baznas. Manfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya agar benar-benar memberi nilai tambah," ujar Firmansyah.
Ia menyoroti bahwa keahlian las memiliki peluang kerja yang sangat besar di Batam, terutama untuk kebutuhan pembuatan teralis dan konstruksi ringan yang terus meningkat.
Firmansyah juga menyampaikan harapan besar agar para peserta yang kelak sukses bekerja atau membuka usaha dapat turut berkontribusi kembali kepada Baznas.
"Setelah memiliki pendapatan yang cukup, kami berharap para alumni dapat memberikan sumbangsih kepada Baznas agar program pemberdayaan seperti ini bisa terus berkelanjutan dan berkembang," tuturnya.
Pemko Batam berkomitmen untuk terus memperluas program pelatihan berbasis keterampilan guna membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi warga Batam. (Adi)
Redaktur : ZB