Batam, News, Kepri

Optimis Maju Pilwako Batam, Lukita Sudah Menetap di Batam

Egi | Selasa 18 Aug 2020 20:29 WIB | 1748



Istimewa


MATAKEPRI.COM BATAM -- Bakal Calon Walikota Batam, Dr. Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo menyatakan dirinya telah resmi menetap dan memilih untuk tinggal di Kota Batam, Selasa (18/8/2020).


Hal tersebut sebagai refleksi terhadap keseriusan dan kesungguhannya dalam mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah di Kota Batam yang akan dilaksanakan pada akhir tahun mendatang.


"Saya bersungguh-sungguh ingin mengabdi kepada Kota Batam. Bukti dari keseriusan saya mengikuti pilkada ini, saya memutuskan pindah ke Kota Batam tepatnya di Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong," ujar Lukita di Rumah Bahagia Lukita yang berlokasi di Komplek Central Legenda Point Blok A nomor 6-7 Batam Center, Senin, 17 Agustus 2020.


Dikatakannya, dengan telah dikeluarkannya dukungan resmi dari Partai PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa yang akan mengusungnya sebagai Bakal Calon Walikota Batam di Pilwako Batam, semakin menambah kepercayaan dirinya untuk mengikuti Pilwako di Batam.


Lebih lanjut Lukita menjelaskan, adapun alasannya mengikuti Pilwako Batam tak lain dan tak bukan adalah untuk melakukan perubahan-perubahan besar di Kota Bandar Dunia yang Madani ini.


Dia mengatakan, Kota Batam memiliki potensi yang sangat luar biasa besarnya, baik dari sisi lokasi maupun kekayaan alamnya. Dan, sekaligus juga keanekaragaman penduduknya yang berlatarbelakang dari berbagai daerah di Indonesia, hal tersebut tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Batam, yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya di Indonesia.


"Namun sayang, potensi tersebut belum tergarap secara maksimal. Oleh karenanya, saya berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat Batam, agar potensi yang sangat luar biasa tersebut, bisa tergarap dengan maksimal dan nantinya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkapnya.


Masih menurut mantan Kepala BP Batam sejak 19 Oktober 2017 hingga Januari 2019, hal-hal yang terkait dengan pendidikan, kesehatan  dan pekerjaan adalah merupakan hak pokok warga negara Indonesia. Atas dasar hak-hak itulah negara kita Republik Indonesia ini terbentuk.


"Seandainya saya terpilih nanti sebagai Walikota Batam, saya tidak ingin melihat lagi ada masyarakat kita yang ditolak dari rumah sakit karena tidak ada biaya. Saya juga tidak ingin anak-anak kita ditolak untuk bersekolah dan saya tidak ingin kalau ada yang butuh pekerjaan tetapi tidak diberi pekerjaan. Itu menjadi prioritas pertama saya," tegasnya.


Lanjutnya lagi, ketiga hal mendasar itulah yang menjadi landasan keinginannya untuk ikut berkompetisi di Pilwako Batam nanti. Dia ingin nantinya seluruh masyarakat di Batam sejahtera dengan terbentuknya pemerintahan yang lebih pro rakyat.


"Saya ingin menjadikan Kota Batam lebih maju, bersih, hijau, aman, lebih modern dan tentunya tetap mengutamakan toleransi antar umat beragama. Sebab Batam ini sekarang menjadi refresentasi dari NKRI, yakni Bhineka Tunggal Ika bisa kita tunjukkan ada di Batam," ujar Birokrat yang meniti karier selama 23 tahun di Bappenas.


Mantan Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Wamen PPN) / Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Waka Bappenas) dalam Kabinet Indonesia Bersatu ini mengatakan optimismenya terhadap dunia industri di Batam akan bergeliat kembali khususnya dibidang maritim, salah satu contohnya industri galangan kapal.


Lebih lanjut suami dari Anita Kentjanawati ini mengatakan, industri galangan kapal di Batam kedepan masih mempunyai prospek yang cerah, asalkan pandai dalam memoles dan melihat peluangnya.


Hal tersebut bukanlah isapan jempol semata. Sewaktu dia menjabat sebagai Kepala BP Batam, industri kapal bergeliat dengan pesatnya.


"Saya ingin mengembalikan lagi kejayaan industri galangan kapal di Batam. Saya ingin kapal-kapal tersebut melakukan service dan perbaikan-perbaikannya (Docking) di Batam, sehingga dengan banyaknya perusahaan-perusahaan kapal mempercayakan dockingnya di Batam, otomatis akan menggairahkan kembali industri tersebut," tuturnya.


Lanjutnya, untuk bisa meraih potensi-potensi tersebut, tentunya harus ada yang diperbaiki terlebih duhulu. Kita harus membenahi segala sesuatu yang menghambat investasi tersebut.


"Caranya kita harus jemput bola. Kita harus datang kepada pemilik kapal dan para investor. Kita sampaikan potensi-potensi apa saja yang bisa mereka raih ketika mereka akan melakukan investasinya di Batam," imbuhnya.


"Ada beberapa investor besar yang sudah mendekati saya. Jika seandainya nanti saya terpilih sebagai walikota, mereka akan menginvestasikan dananya di bidang-bidang yang sudah saya tentukan," tambahnya lagi.


Maka dari itu, Lukita mengajak kepada seluruh masyarakat di Kota Batam, mari bersama-sama bangkit dari keterpurukan ini. Apalagi, situasinya saat ini masih pandemi Covid-19 ini, tetap jaga kesehatan, taati selalu protokol kesehatan supaya kita terhindar dari bahaya birus corona yang telah merenggut banyak korban hampir diseluruh dunia.


"Yuk berubah, untuk mewujudkan Batam Bahagia Mendunia. Caranya yakni dengan melakukan langkah-langkah yang Pro rakyat, Pro kerja dan Pro sejahtera," ujarnya dengan penuh semangat.


Diakhir perbincangan, Lukita berpesan kepada seluruh kontestan yang akan mengikuti Pilwako Batam, agar tetap selalu menjaga kondusifitas kemanan dan ketertiban ditengah masyarakat.


"Mari kita berkompetisi secara sehat, jujur dan adil. Biarkan rakyat yang memilih tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.  Apakah rakyat menginginkan perubahan kehidupan yang lebih baik dari sekarang, biarkan rakyat yang memilih," tutupnya (egi)




Share on Social Media

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait