Batam, News, Kepri
Egi | Senin 27 Sep 2021 20:22 WIB | 1371
Mayat Imran Nur, korban pasca kapal yang ditumpangi di tabrak kapal tanker (ist)
MATAKEPRI.COM BATAM -- Tim gabungan Basarnas temukan jenazah Imran Nur Restu (29) yang merupakan salah satu korban kecelakaan laut yang terjadi pada Minggu (26/9/2021) di perairan Batu Besar, Nongsa.
Imran Nur Restu ditemukan di bibir pantai Nuvasa Bay Palm Spring dalam kondisi meninggal dunia.
Plh Kepala BASARNAS Tanjungpinang sekaligus Kepala Seksi Ops dan Siaga Miswadi mengatakan, sekira pukul 07.00 Wib, tim SAR Gabungan tiba dan melaksanakan brifieng untuk pencarian hari kedua dengan total luas area pencarian kurang lebih 7.5 Nautical Mile (NM).
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur terkait lainnya dibantu masyarakat setempat bersama pihak keluarga melaksanakan pencarian dengan penyisiran bibir pantai menggunakan kapal kayu atau pompong serta jalur tepian bibir pantai.
"Sekira pukul 11.00 WIB, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Tim SAR Gabungan menemukan korban di bibir pantai Nuvasa Bay Palm Spring yang berjarak kurang lebih 5 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Miswadi, Senin (27/9/2021).
Selanjutnya, korban di evakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri Batam proses lebih lanjut.
Diketahui, dalam insiden kecelakaan laut itu, dua orang dinyatakan hilang setelah kapal kayu atau pompong yang ditumpangi korban dihantam Kapal Kargo di perairan Batu Besar.
Saat ini, Tim SAR Gabungan bersama unsur terkait lainnya dibantu masyarakat setempat, terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban kedua yakni Tendi Fauzan Bahri (20).
Diberitakan sebelumnya, Satu unit kapal kayu atau pompong milik nelayan terbalik setelah di hantam Kapal Kargo yang melintas di perairan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Minggu (26/9/2021) sekira pukul 03.00 Wib.
Plh Kepala Basarnas Tanjungpinang sekaligus Kepala Seksi Ops dan Siaga Miswadi mengatakan, kecelakaan kapal kayu atau pompong tubrukan di perairan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, pada Koordinat 01° 09.785 N 104° 09.652 E.
"Peristiwa itu terjadi sekira pukul 03.00 Wib, tiga orang korban seorang nelayan yang sedang beraktifitas mencari ikan di perairan Batu Besar Nongsa. Dalam situasi itu, diduga Kapal jenis Cargo sedang melintas dan menabrak kapal kayu atau pompong hingga,†ujar Miswadi.
Lanjut, Miswadi menyampaikan, atas insiden tersebut satu orang korban bernama Adam berhasil diselamatkan oleh KRI 52 pada pukul 04.00 Wib dan dua orang nelayan masih dalam pencarian hingga saat ini belum di temukan.
"Satu orang korban bernama Adam berhasil diselamatkan oleh KRI 52 pada pukul 04.00 Wib dan dua orang nelayan masih dalam pencarian hingga saat ini belum di temukan,†pungkasnya, (egi)