Batam, News
Riki | Senin 20 Oct 2025 13:00 WIB | 997
RS Mutiara Aini. (Foto: Egi)
Matakepri.co.id, Batam – Duka kembali menyelimuti Batam. Dua korban ledakan kapal Federal II di galangan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, dinyatakan meninggal dunia pada Senin (20/10/2025) dini hari. Dengan demikian, total korban tewas dalam tragedi tersebut kini mencapai 13 orang.
Kedua korban terbaru, Imam dan Edison Baktiar Napitupulu, sebelumnya menjalani perawatan intensif di RS Mutiara Aini akibat luka bakar parah. Menurut keterangan pihak rumah sakit, Edison meninggal sekitar pukul 02.00 WIB, disusul Imam dua jam kemudian.
“Iya benar, ada dua korban lagi yang meninggal tadi subuh di RS Aini,” kata Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Barelang Iptu Alvin, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi, Senin pagi.
Ledakan dahsyat yang mengguncang galangan kapal pada Rabu (15/10/2025) itu menimbulkan kobaran api besar dan asap hitam pekat yang terlihat dari kejauhan. Sebagian besar korban adalah pekerja subkontraktor yang tengah memperbaiki tangki dan sistem perpipaan kapal saat insiden terjadi. Banyak dari mereka terjebak di ruang sempit dan mengalami luka bakar serius.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menyatakan, penyelidikan masih berlangsung. Ia menegaskan, aparat tidak akan segan menindak tegas apabila ditemukan unsur kelalaian dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
“Apabila ditemukan adanya unsur kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia, maka akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Data Terbaru Korban Ledakan Kapal Federal II
Total korban: Puluhan pekerja
Meninggal dunia: 13 orang
Kritis/luka berat: Beberapa orang masih dirawat intensif
Luka ringan: Belasan orang
RS Elisabet Batuaji – 7 orang
Meninggal dunia (4): Chandra Pasaribu (36), Krisman Simatupang (51), Ramadhani Risky Nasution (19), Habibulloh Siregar
Kritis (3): Fikri Krisnawan (23), Thomas Alfa (41), Mijrebel Siregar
RSUD Embung Fatimah – 2 orang
Meninggal dunia (2): Anton (48), Frenki Protes Pane (41)
RS Mutiara Aini – 15 orang
Meninggal dunia (7): Andi Haryono, Idris Sardi, Dhimas Saputra, Maradong Tampubolon, Roni Andreas Harefa, Imam, Edison Baktiar Napitupulu
Kritis (3): Idaya Putra, Arrafi Husen, Midun
Luka ringan (5): Ahmad Rifai, Jefri Agusto P., Putra Alan Sarisetiawan, Jimi Ramadhani, Sanggam L. Tobing
RS Graha Hermin – 7 orang
Luka berat (6): Dedi Supardi Rajagukguk (31), Krisna Ramadhan (24), Alvito Dinova (25), Abdul Munir (28), Dhani Darusman (41), Sodikin (23)
Luka ringan (1): Ceni Sihombing (22)
Hingga Senin siang, tim forensik dan Labfor Polri masih bekerja di lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab pasti ledakan. Sementara itu, keluarga korban terus berdatangan ke rumah sakit guna menjemput jenazah dan menanti kabar kondisi kerabat yang masih menjalani perawatan. (*)
Redaktur: ZB