Batam, News
Riki | Selasa 04 Nov 2025 13:45 WIB | 730
Spanduk bernada doa yang berada di daerah Tembesi Kota Batam. (Foto: Riki)
Matakepri.co.id, Batam - "Ya Allah cabutlah nyawa orang yang suka membuang sampah di sini…” Kalimat keras itu tertulis di spanduk warga Tembesi, Batam, sebagai bentuk keputusasaan atas tumpukan sampah yang tak kunjung hilang.
Bau menyengat dan pemandangan kotor membuat warga sekitar akhirnya bersuara lewat doa bernada sindiran keras. Spanduk itu bukan sekadar ungkapan kemarahan, melainkan jeritan hati warga yang lelah menghadapi kebiasaan buruk sebagian masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.
Tumpukan plastik, limbah rumah tangga, hingga sisa makanan tampak berserakan di sisi jalan dan parit sekitar pemukiman.
Fenomena spanduk bernada doa keras itu menjadi cermin frustrasi warga terhadap perilaku buang sampah sembarangan yang kian parah di sejumlah titik di Kota Batam. Apalagi kawasan tersebut merupakan jalan menuju Jembatan Barelang yang merupakan ikon pariwisata Kota Batam.
Meski terkesan ekstrem, pesan itu sesungguhnya menggambarkan keinginan masyarakat akan lingkungan yang bersih dan layak ditinggali. Warga berharap pemerintah dan pihak terkait bisa turun tangan lebih serius, mulai dari penertiban hingga penyediaan fasilitas pembuangan yang memadai. (Riki)
Redaktur: ZB