Batam, News
Riki | Sabtu 08 Nov 2025 20:14 WIB | 798
matakepri.co.id, BATAM - PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP),
selaku pengembang utama Proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dan tanggung jawab
sosial melalui pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan
menanam ribuan bibit pohon mangrove di wilayah pesisir Pulau Ngenang.
Aksi nyata ini merupakan bukti
tanggung jawab dan kepedulian Proyek KEK Tanjung Sau terhadap ekosistem pesisir
Batam yang rentan terhadap abrasi dan dampak perubahan iklim.
“Pembangunan KEK Tanjung Sauh tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Penanaman mangrove ini adalah fondasi komitmen kami untuk memastikan bahwa pengembangan kawasan berjalan selaras dengan pelestarian ekosistem. Selain itu kami juga berharap bahwa aksi tanam mangrove ini dapat menjadi sinergi keberlanjutan antara pihak perusahaan dan Masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kami percaya bahwa investasi pada lingkungan adalah investasi pada masa depan,” ujar Martina, Corporate Legal Panbil Group dalam sambutannya, Rabu (5/11/2025).
Sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove
jenis Mangi Kurata disiapkan dan akan ditanam secara bertahap oleh PT BSP.
Adapun jumlah mangrove yang ditanam pada kegiatan aksi peduli lingkungan kali
ini yaitu sebanyak 1.000 bibit. Acara ini turut melibatkan Rusdy S.E. selaku
Lurah Pulau Ngenang, Bapak Suwardi dari PLHK / Peduli Lingkungan Hidup dan
Kelautan Kepulauan Riau, Perwakilan Babinsa, Babinpotmar, Babinkamtibmas, Organisasi
Karang Taruna Pulau Ngenang beserta masyarakat.
Pohon Mangrove memiliki peran krusial
sebagai benteng alami terhadap erosi dan abrasi pantai, serta berfungsi sebagai
habitat penting bagi berbagai biota laut. Dengan menanam mangrove, PT Batamraya
Sukses Perkasa berharap dapat memperkuat ketahanan pesisir yaitu melindungi Pulau
Ngenang dan wilayah sekitarnya dari dampak air laut dan gelombang, meningkatkan
keanekaragaman hayati serta menciptakan ekosistem yang sehat untuk ikan, udang,
kepiting, dan burung air. Selain itu diharapkan bahwa penanaman pohon mangrove
ini juga dapat memitigasi perubahan iklim.
Lurah Pulau Ngenang
menyatakan apresiasinya terhadap pihak perusahaan yang terus menerus memberikan
kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan yang terdampak proyek KEK Tanjung
Sauh. Mulai dari pemberian rumah relokasi beserta fasilitas lengkap seperti air
bersih dan listrik hingga penanaman bibit pohon mangrove. Diharapkan bahwa
kegiatan akan terus berlanjut secara berkala untuk mencegah abrasi.
PT Batamraya Sukses Perkasa berkomitmen untuk terus berinovasi dalam praktik pembangunan berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus yang peduli terhadap lingkungan di Indonesia. (egi)
Redaktur: ZB